Home Lab IPA Membuat Pembangkit Listrik Sederhana

Membuat Pembangkit Listrik Sederhana

Membuat Pembangkit Listrik Sederhana | Energi listrik dihasilkan oleh muatan-muatan listrik yang saling bersinergi membentuk sebuah kekuatan dan terus bergerak dari muatan negatif menuju muatan positif. Aliran muatan listrik tersebut akan menghasilkan arus listrik dan selanjutnya akan menghasilkan energi listrik. Arus listrik ini terus mengalir dari muatan positif ke negatif, dengan kata lain arah gerak muatan berlawanan dengan arah gerak arus listrik.

Energi yang tersimpan dalam arus listrik dengan satuan Ampere (A) dan tegangan listrik dengan satuan Volt (V) dengan ketentuan kebutuhan konsumsi daya listrik dengan satuan Watt (W) untuk menggerakkan motor, lampu penerangan, memanaskan, mendinginkan ataupun untuk menggerakkan kembali suatu peralatan mekanik untuk menghasilkan bentuk energi yang lain.

Baca juga  Jenis-Jenis Pembangkit Listrik, Pembahasan Lengkap!

Energi yang dihasilkan dapat berasal dari berbagai sumber, seperti air, minyak, batu bara, angin, panas bumi, nuklir, matahari, dan lainnya. Energi ini besarnya dari beberapa Joule sampai ribuan hingga jutaan Joule.

Listrik merupakan hal mendasar dalam aktivitas kehidupan manusia, kita tidak bisa terlepas dari peran listrik. Listrik banyak digunakan di dalam kehidupan sehari-hari seperti, untuk menyalakan televisi, kulkas, laptop atau komputer dan alat elektronik lainnya. Selama ini, kita hanya menggunakan listrik tapi kita tidak pernah berpikir darimana listrik yang kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari ini muncul?

Nah, pada kesempatan kali ini kami ingin membahas tentang membuat pembangkit listrik sederhana. Alat dan bahan yang digunakan sangat mudah kamu dapatkan.

Berikut gambar dari pembangkit listrik sederhana yang kami buat, jika kamu tertarik untuk membuatnya silahkan baca penjelasan berikut !
Pembangkit Listrik sederhana
Pembangkit listrik sederhana

Foto : Dokumentasi pribadi

Pembangkit listrik sederhana  ini adalah hasil kreatifitas siswa-siswi MTs Nahdlatus Shaufiah Wanasaba, Kabupaten Lombok Timur, dan kami ingin berbagi pengalaman kepada pembaca. Hasil karya ini sangat cocok untuk diterapkan sebagai tugas siswa jika anda seorang guru IPA atau Fisika, karena pembangkit listrik sederhana ini salah satu bentuk penerapan konsep dari “Induksi Elektromagnetik” (Materi IPA kelas IX).

Bahan yang digunakan untuk membuat pembangkit listrik sederhana ini adalah sebuah dinamo kecil dengan tegangan 12 volt. Dinamo kecil ini mudah didapatkan, biasanya terdapat pada mobil mainan anak-anak atau yang paling sering disebut sebagai dinamo tamiya. Kenapa dinamo bisa menghasilkan energi listrik? Karena di dalam dinamo terdapat komponen yang terdiri dari magnet dan kumparan (lilitan kawat tembaga), magnet dan kumpara inilah sebagai sumber energi listrik ini muncul. Intraksi antara magnet dan kumparan akan menghasilkan GGL (Gaya Gerak Listrik), kemudian menghasilkan energi listrik dan bisa menyalakan sebuah lampu.

Baca juga  Konsep Induksi Elektromagnetik di Dalam Kehidupan

Alat dan bahan yang dibutuhkan dalam membuat pembangkit listrik sederhana ini adalah :

  1. Papan/kayu
  2. Kaset CD bekas 4 buah
  3. Karet gelang 2 buah
  4. Karet sandal bekas
  5. Dinamo tamiya 12 Volt
  6. Kabel ukuran kecil
  7. Lampu LED
Baca juga  Jenis-Jenis Dinamo Tamiya yang Original
 

Langkah  kerja pembuatan pembangkit listrik sederhana ini adalah :

  1. Siapkan terlebih dahulu alat dan bahan yang akan digunakan untuk membuatnya.
  2. Potonglah papan sebagai tempat dudukan, sesuaikan ukuran menurut keinginan anda, jangan lupa anda buat juga tiang penyangga lingkaran pemutar dari kayu (untuk lebih jelasnya bisa anda lihat pada gambarnya.
  3. Jika papan sebagai dudukan dan tiang penyangga sudah jadi, silahkan anda buat lingkaran pemutar yang terbuat dari 2 buah kaset CD bekas dan bagian dalamnya dibuat lingkaran dari karet sandal bekas, untuk lingkaran pemutar silahkan anda buat 2 buah, seperti yang namapak pada gambar.
  4. Jika sudah jadi, silahkan anda pasang pemutar tersebut dengan paku
  5. Kemudian pasangkan dinamo dan kabel yang menghubungkan ke lapu LED
  6. Kemudian hubungkan pemutar 1 dengan yang ke-2 dengan karet gelang, jangan lupa hubungkan juga ke dinamo.
  7. Jika sudah selesai akan tampak bentuknya seperti pada gambar.
Baca juga  Kenapa Kabel Listrik Menggunakan Kawat Tembaga?


Sekian dulu penjelasan tentang membuat pembangkit listrik, semoga apa yang sudah kami sampaikan bisa dimengerti dan bisa diterapkan.

Untuk melihat bentuk contoh yang lain silahkan di postingan di bawah ini!
Baca juga  Generator Sederhana Penerapan Konsep Induksi Elektromagnetik
Karya ini dibuat oleh siswa-siswa kreatif berikut!
Siswa MTs Nahdlatus Shaufiah Wanasaba, Kabupaten Lombok Timur, NTB Tahun Pelajaran 2014-2015

 

Pembangkit Listrik sederhana
Dari kiri : Eli Sukmayanti, Nurul Hidayati, M. Nazri, M. Rizal Fahmi, dan L. Riyan Hidayat.
 

Catatan penting :

Dinamo adalah salah satu alat yang bisa menghasilkan energi listrik, karena dinamo tersusun atas magnet dan kumparan sebagai komponen penyusunnya, interaksi antara magnet dan kumparan inilah yang akan menimbulkan GGL induksi dan menghasilkan energi listrik, percobaan ini pertama kali dilakukan oleh seorang ilmuan asal Inggris yaitu Michael Faraday.
Dinamo tamiya bisa anda beli secara online di Tokopedia
Jika ada yang kurang jelas, silahkan tanyakan di kolom komentar dibawah ya..

Anda bisa melihat hasil karya ini di YouTube klik di  sini untuk menonton videonya.

42 Comments

  1. Mungkin putarannya kurang kuat gan, dicoba aja putar ujung dinamonya pakai jari tangan untuk membuktikan saja apakah dinamonya bisa menyalakan lampu atau tidak, saya biasanya mencobanya seperti ini dulu gan sebelum dibuat. untuk kontak fb klik aja ikon fb yg ada di atas blog ini gan, nanti akan mengarah ke fb saya,

  2. Maaf gan,,,pada saat proses pembuatan tidak bisa kami dokumentasikan karena ini tugas siswa yg dibuat dirumah, yang dikumpulkan barang yang sudah jadi. Mohon maaf jika petunjuk yang kami berikan tidak jelas karena tidak disertai gambar.

  3. Gan mau tanya
    Aku pake dinako dvd 5,9 V, LEDnya sekitar 1/2 watt
    Udah diputar kenceng kok nggak bisa ? Sementara divideo diputar sedikit kok bisa ?
    Itu gimana ?
    Kalau boleh minta nama FBnya
    Makasih

  4. Itu pakek dinamo 3 volt ap 12 volt. Diatas 12 volt tp dibahan dan alatnya 3 volt
    Terus itu pakek ban mobil2an untuk apa pas divideonya?
    Kayu penyangga untuk cd yg pertama itu satu apa dua?
    Tolong ngambil fotonya jangan searah aja
    Trima kasih

  5. Sebenarnya pakai dinamo yg 3 atau 12 volt tetap bisa gan. Ban mobil-mobilannya dipasang di dalam lubang dvd yg kedua yang berada di tengah, ban mobilan ini fungsinya tempat karet penghubung antara dvd yg satu dengan yg kedua.Kayu penyangganya cuma satu yg tampak dari depan saja. dibelakangnya tanpa kayu. Terima kasih sarannya nanti kami akan perbaiki gambarnya agar menampilkan photo lebih dari satu arah. terima kasih

  6. Apa dinamonya masih baru atau udah pernah dipakai(rusak) dicoba aja nyalain dinamonya pakai baterai kalau memang masih bisa muter berarti tdk ada kendala dg dinamonya. konytak FB saya ada di paling atas blog ini gan, kilk aja icon FB paling atas nanti langsung mengarah ke FB saya. Terima kasih

  7. Gan tanya
    Aku pake dinamo dvd 5,9V
    Trus pake LED yg kecil sekitar 1/2 watt
    Kok nggak bisa menyala ? Padahal udah diputar kencang, sementara divideo diputar sedikit kok bisa menyala ?
    Kira2 kesalahannya dimana ?
    Boleh minta nama Fb nya ?
    Makasih

  8. Saat ini masih menggunakan tenaga manusia dengan menggerakkan pemutar tersebut, untuk ke depannya akan dikembangkan agar bisa menggunakan energi yang lain sebagai sumber terbentuknya listrik.
    Konsep awal kita dalam membuat alat ini hanya ingin mempermudah siswa dalam memahami proses terbentuknya dan memahami sumber energi listrik tersebut.

  9. Bisa dicari di toko elektronik yang khusus menjual alat-alat perlengkapan elektronik. Kok bisa gak nyala biasanya bisa nyala. Kalau punya amphermeter(alat untuk mengukur kuat arus listrik) bisa dites pakai itu, kalau jarum amphermeternya bergerak maka dinamonya masih berfungsi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Jangan Minum Air Kemasan yang Tertinggal di Mobil, Bahaya!

Apakah Anda sering meninggalkan atau sering lupa dengan air minum di mobil? Dan saat haus …