8 Cara Membaca Karya Sastra Indonesia dengan Mudah, Khusus Bagi Pemula!

Halo teman-teman semua! Apa kabarmu? Penulis harap kamu dalam keadaan sehat dan tetap semangat dalam menjalani aktivitas ya. Kali ini penulis ingin membagikan beberapa cara membaca karya sastra bagi kamu yang tertarik mendalami sastra lebih lagi.

Oh iya, sebenarnya tidak ada panduan khusus untuk membaca sebuah karya sastra, hanya saja, kali ini penulis akan membantumu yang mungkin kesulitan harus memulai dari mana untuk membaca sebuah karya sastra.

So, sebelumnya kamu wajib ketahui dulu kalau karya sastra adalah semua tulisan yang ditulis berdasarkan jiwa dan curahan hati seseorang ya. Namun, kali ini penulis akan membuat beberapa langkah membaca karya sastra khusus untuk karya sastra lama yang seringkali sulit dimengerti hehehe. Yuk, langsung kepoin ulasannya di bawah ini ya.

Cara Membaca Karya Sastra Indonesia Bagi Pemula

1. Ketahui Periodisasi Sastra Indonesia

cara membaca karya sastra
“400 year old antique books in a library. Photo was taken at avaible light, for accurate representation of the atmosphere inside.”

Hal pertama yang harus kamu lakukan sebelum membaca karya sastra Indonesia ialah mengetahui terlebih dahulu periodisasi sastra. Apa sih periodisasi sastra itu?

Secara sederhana, periodisasi sastra merupakan urutan waktu dari perkembangan sastra. Berhubung kita akan membaca sastra Indonesia, maka kamu wajib mengetahui bagaimana perkembangan sastra Indonesia dari waktu ke waktu.

Mulai dari zaman pra-kolonial, kolonial, penjajahan Jepang, sampai reformasi. Nah, buat kamu yang penasaran, bisa langsung klik link ini ya. Tenang, penulis sudah buatkan periodisasi sastra Indonesia secara lengkap, khusus untuk kamu guys!

2. Jenis Karya Sastra yang Disukai

Next, dalam membaca karya sastra, kamu juga harus tahu jenis karya sastra seperti apa yang menarik perhatianmu. Hal ini penting karena membaca akan lebih menyenangkan apabila kamu menyukai bacaan tersebut.

Baca Juga:  Materi Bahasa Indonesia Kelas 8 Bab 4 Indahnya Berpuisi

Jenis karya sastra di Indonesia sendiri ada cukup banyak guys. Mulai dari novel, puisi, cerita pendek, naskah drama, prosa, dan beberapa lainnya. Kamu yang masih asing dengan istilah prosa atau cerita pendek bisa melakukan riset dulu ya. Kira-kira kamu lebih tertarik membaca karya sastra yang mana sih?

3. Riset novel dan penulis

cara membaca karya sastra
Bookshelves and laptops are placed on the library desk.E-learning class and e-book digital technology

Setelah mengetahui periodisasi sastra dan juga jenis karya sastra yang sesuai minatmu, maka cara membaca karya sastra berikutnya ialah melakukan riset novel dan penulis.

Yap, untuk mengetahui berbagai karya sastra di Indonesia atau bahkan negara lain, maka kamu wajib banget sering-sering berselancar di internet. Kamu bisa juga memadukan jenis karya sastra yang sesuai minatmu dengan periodisasi sastra.

Misalnya nih, kamu yang tertarik dengan topik sosial-budaya dan kebetulan ingin tahu soal karya sastra di masa Hindia-Belanda, maka novel Tetralogi Pulau Buru karya Pramoedya Ananta Toer bisa menjadi pertimbanganmu.

Riset bisa dimulai dengan menentukan jenis karya sastra, kemudian periodisasi yang diinginkan. Dijamin pemetaan karya sastra pun akan lebih mudah.

4. Membaca Sinopsis Cerita

Cara membaca karya sastra selanjutnya ialah membaca sinopsis suatu cerita. Tentunya cerita dari karya sastra yang telah kamu pilih ya guys. Eits, tunggu, sebelumnya kamu tahu tidak apa itu sinopsis cerita?

Sinopsis adalah ringkasan dari keseluruhan cerita yang akan kamu baca. Setiap karya sastra, apapun itu bentuknya pasti memiliki sebuah sinopsis.  Umumnya sinopsis terletak di bagian belakang buku.

Nah, sinopsis ini akan membantumu untuk mengetahui keseluruhan plot secara ringkas. Bagi kamu yang mungkin masih pemula dalam membaca karya sastra Indonesia, khususnya karya lampau, maka hal ini akan sangat membantu.

Baca Juga:  Materi Bahasa Indonesia Kelas 10 Bab 5 Membuat Kesepakatan Melalui Negosiasi

Ada banyak jenis karya sastra dengan plot yang unik sekaligus rumit dan juga beberapa cerita yang mungkin terlihat menarik dari judul, tetapi ternyata isinya tidak sesuai dengan minatmu. So, kamu bisa coba untuk membaca sinopsis cerita dulu sebelum membaca karya sastra guys!

5. Sediakan KBBI

cara membaca karya sastra

Yap, cara membaca karya sastra apalagi yang lampau akan cukup berbeda dengan karya sastra masa kini. Ada banyak kata asing, bahkan kata daerah sesuai dengan latar penulisan cerita tersebut.

Hal ini wajar banget guys, karena di masa lampau, penulis biasanya menulis dari apa yang terjadi di sekitarnya. Bisa juga dari kondisi sosial atau konflik sosial yang terjadi di tempat tinggal penulis itu sendiri.

Jadi, alangkah baiknya jika kamu menyiapkan KBBI ya teman-teman. Akan sangat bermanfaat sekali karena dalam membaca kamu tidak hanya menikmati plot cerita, melainkan juga belajar banyak kosa kata baru.

6. Mencatat

Cara membaca karya sastra satu ini mungkin tidak bisa diterapkan pada semua orang. Namun, penulis sendiri membaca karya sastra dengan mencatat. Kenapa?

Ada beberapa alasan nih guys, salah satunya karena mencatat akan membantumu untuk mengingat hal-hal penting di dalam cerita. Tentunya kamu ga akan menyelesaikan sebuah novel atau karya sastra hanya dalam satu hari bukan?

Nah, untuk tetap berimajinasi sekaligus masuk ke dalam sebuah cerita, maka penulis biasanya mencatat beberapa pokok penting di paragraf atau bab yang telah dibaca. Ga hanya itu, manfaat lain mencatat ialah mampu mempertajam kemampuanmu dalam menganalisis.

Jadi guys, kamu juga bisa melakukan analisis mendalam, mengimajinasikan secara lebih luas, hanya dari sebuah paragraf. Terakhir, mencatat akan membantumu mengingat sebuah isi buku dalam jangka waktu yang lebih lama.

Baca Juga:  Materi Bahasa Indonesia Kelas 11 Bab 6 Merancang Karya Ilmiah

7. Menyediakan Waktu Khusus

cara membaca karya sastra
beautiful brunette girl reading book and drinking coffee in bed in the morning

Yap, cara membaca karya sastra berikutnya ialah menyediakan waktu khusus. Karya sastra lama khusus bagi pemula tidak bisa dibaca dalam waktu-waktu tertentu seperti sebelum tidur karena berisiko tinggi membuatmu tidak fokus.

Penulis sarankan untuk menyediakan waktu khusus dalam membaca karya sastra. Bisa di pagi hari atau sore hari saat bersantai. Tentunya akan sangat menyenangkan apabila kamu bisa mendalami karya sastra sekaligus masuk ke dalam cerita karena memiliki pikiran yang jernih sekaligus fokus.

8. Jangan Berhenti Membaca

Jangan berhenti membaca menjadi cara membaca karya sastra yang terakhir. Apa sih maksudnya jangan berhenti? Seringkali nih guys, ada anak yang tertarik membaca karya sastra, setelah mencoba membaca satu buku ternyata tidak tertarik dan menjadi bosan.

Kemudian berakhir dengan tidak membaca karya sastra lagi. Wah, hal ini tentu sayang banget teman-teman. Memang seringkali kamu ga bisa menemukan satu buku yang langsung cocok dengan minatmu, tetapi itulah seninya.

Semakin banyak kamu riset untuk menemukan buku yang sesuai dengan ketertarikanmu, maka semakin banyak juga insight karya sastra yang akan kamu temui. Hal inilah yang akan membantumu memperbanyak pengetahuan dalam karya sastra.

Nah, itu tadi beberapa cara membaca karya sastra Indonesia untuk pemula. Kamu bisa mulai membaca karya sastra sedini mungkin dan kapanpun kamu mau. Karya sastra sendiri akan membantumu dalam banyak hal guys.

Mulai dari pelajaran sejarah, pelajaran Bahasa Indonesia, sampai berbagai pelajaran sekolah lainnya. Hal ini karena membaca ga hanya mempertajam kemampuan verbalmu, melainkan juga menambah insightmu terhadap hal-hal baru. So, jangan lupa membaca dan selamat membaca!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Ingin Masuk UI? Simak Dulu 10 Jurusan Sastra di Universitas Indonesia yang Wajib Diketahui Siswa SMA

Halo teman-teman semua! Apa kabarnya nih? Semoga selalu baik dan sehat selalu ya. Nah, ga …