5 Cara Mengatur Waktu Belajar Dengan Sistem 4 Kuadran

Sudah menjadi kewajiban bagi setiap pelajar untuk belajar dan meraih cita-citanya setinggi mungkin. Sayangnya kemajuan jaman membawa arus globalisasi dan akhirnya menyeret para siswa ke lembah kemalasan. Tentunya kamu sering mengalami rasa malas dong guys? Malas ikut ulangan, malas belajar, atau bahkan ada yang ingin menikah saja setelah lulus SMA?

Padahal ketika kamu mengetahui tips dan trik untuk belajar secara tepat dan menyenangkan, tentu belajar menjadi perkara yang mudah guys. Nah, kali ini aku mau share salah satu metode dalam belajar yang bisa banget nih kamu coba.

Terutama bagi kamu yang ingin ambis untuk masuk ke perguruan tinggi negeri (PTN). Metode belajar tersebut ialah sistem 4 kuadran. Penasaran? Cek ulasannya di bawah ini ya guys!

cara mengatur waktu belajar
Photo by Andrew Neel on Pexels.com

Kenalan Dengan Sistem Belajar 4 Kuadran

First, kamu harus kenalan dahulu nih dengan sistem belajar 4 kuadran. Sederhananya sistem ini membagi seluruh kegiatan kamu maupun materi pelajaran ke dalam 4 bagian. FYI guys, sistem ini telah dipakai oleh banyak pengajar sampai universitas untuk membantu para mahasiswanya dalam membagi waktu antara belajar, organisasi, sampai kehidupan sosial. 

Stephen Covey
Seorang penulis buku Psikologi terkenal membuat metode menggunakan sistem kuadran dalam manajemen waktu dan kegiatan. Metode ini dikenal sebagai “Kuadran Empat Prioritas”.
Cara mengatur waktu belajar

Selain itu, di negara maju sistem ini sudah diajarkan mulai dari SD sampai college guys. Sistem belajar 4 kuadran ini berasal dari teknik manajemen yang sering dikenal dengan Eisenhower Matrix. Teknik ini memiliki berbagai macam manfaat, salah satunya ialah membantumu membagi waktu belajar dengan baik. 

Cara Mengatur Waktu Belajar Dengan Sistem 4 Kuadran

1. Menentukan target dalam belajar

Hal pertama yang harus kamu lakukan ialah menentukan target dalam belajar. Dalam setiap aktivitas, mata pelajaran, sampai mengerjakan ujian, kamu bisa menentukan target belajar terlebih dahulu. Target dapat berupa skors yang ingin kamu dapatkan, berapa soal yang ingin kamu selesaikan, sampai waktu yang kamu butuhkan. 

Selain itu, goals ini dapat kamu bagi menjadi dua yaitu goals dalam satu kali belajar maupun goals jangka panjang. Kamu juga bisa menempelkannya di buku agenda, meja belajar, atau tempat yang bisa kamu lihat sebelum belajar ya guys!

2. Tentukan skala prioritas

Inilah kunci utama dalam sistem belajar 4 kuadran yaitu skala prioritas. Dalam sistem 4 kuadran terdapat 4 pembagian prioritas yang bisa kamu buat dengan tabel atau juga disusun menggunakan list.

Berikut terdapat contoh dan pembagian skala prioritas yang dapat membantumu menentukan waktu belajar maupun aktivitas. 

Kuadran I
(Penting dan Mendesak)
Kuadran II
(Tidak Penting dan Mendesak)
Kuadran III
(Penting dan Tidak Mendesak)
Kuadran IV
(Tidak Penting dan Tidak Mendesak)

a. Penting dan mendesak (Kuadran I)

Skala prioritas yang pertama ialah bagian di mana penting dan mendesak. Pada aktivitas belajar atau materi yang terletak di kuadran I, maka kamu diharuskan untuk menyelesaikannya secepat mungkin. 

Contoh aktivitas yang terletak di kuadran pertama adalah tugas sekolah yang memiliki deadline tertentu, seperti pukul 11.00 di mana kamu baru mendapatkan tugas tersebut pada pukul 09.00. Ulangan maupun tugas tersebut harus diselesaikan dengan cepat. 

b. Tidak penting dan mendesak (Kuadran II)

Selanjutnya ialah aktivitas yang tidak penting, tetapi mendesak.  Beberapa aktivitas yang tidak penting tetapi mendesak biasanya bisa diselesaikan dengan mengirim perwakilan guys. Contohnya ketika menghadapi rapat dan les. Kira-kira pilihanmu jatuh ke mana?

Kamu bisa memilih les apabila rapat tersebut bisa diwakilkan oleh teman atau mungkin ijin kepada ketua panitia. Contoh lainnya adalah ketika kamu diminta tolong untuk membantu teman mengerjakan tugas atau prakarya, maka dahulukan hal yang penting dan mendesak bagimu. 

c. Penting dan tidak mendesak (Kuadran III)

Next ada skala prioritas untuk hal yang penting dan tidak mendesak. Dalam menghadapi situasi demikian, maka kamu bisa melakukan hal tersebut setelah menyelesaikan tugas di kuadran kedua. Beberapa aktivitas belajar di dalam kuadran ketiga cenderung bersifat jangka panjang, sehingga bisa kamu cicil terlebih dahulu ya guys

Contoh aktivitas tersebut ialah belajar untuk SBMPTN. Menghadapi SBMPTN dengan matang adalah kewajiban, tetapi untuk sekarang SBMPTN bisa kamu cicil terlebih dahulu melihat jangka waktu yang cukup panjang.

d. Tidak penting dan tidak mendesak (Kuadran IV)

Terakhir adalah aktivitas yang tidak penting dan tidak mendesak. beberapa aktivitas ini ialah hal yang berujung mengenai kesenangan saja dan bisa kamu lakukan kapan saja ketika ada waktu luang guys

Misalnya seperti bermain bersama teman-teman seharian, upload story di Instagram setiap jam, atau bahkan menonton televisi dari pagi sampai malam. Kegiatan seperti ini dapat kamu kurangi terlebih dahulu apabila terdapat aktivitas belajar yang mendesak dan harus segera diselesaikan. 

3. Menulis jadwal atau agenda

Langkah selanjutnya untuk mengatur belajar dengan sistem kuadran 4 ialah menuliskan jadwal aktivitas yang telah kamu tentukan sebelumnya. Setelah menentukan skala prioritas, kamu juga bisa menuliskannya di agenda harian untuk terus mengingat aktivitas atau tugas yang harus dilakukan terlebih dahulu. 

Untuk menambah semangat, kamu juga bisa menghias agenda harianmu sesuai dengan selera atau mood. Pastikan juga kamu menaruh buku agenda di tempat-tempat yang mudah dilihat atau dijangkau ya guys. Untuk inspirasi dalam membuat agenda belajar silahkan baca di halaman 7 inspirasi membuat agenda belajar.

4. Mematuhi jadwal yang dibuat

Yap, setelah membuat berbagai jenis aktivitas dan jadwal dengan cantik kamu juga wajib mematuhinya guys. Ingat, ini semua demi kebaikan dan produktivitasmu sendiri guys.

By the way, untuk kamu yang seringkali kesulitan mematuhi waktu atau lupa akan waktu, maka gunakanlah alarm untuk setiap aktivitas yang kamu buat.

Jadi, pada saat menuliskan agenda kamu bisa menambahkan estimasi waktu dalam menyelesaikan aktivitas tersebut. Sehingga agendamu dapat tersusun dengan baik dalam sehari guys

5. Berikan konsekuensi

Terakhir adalah membuat konsekuensi bagi diri sendiri. Sebenarnya langkah ini opsional untuk dilakukan, hanya saja apabila kamu membutuhkan konsekuensi untuk meningkatkan kedisiplinan terhadap waktu maka jangan ragu untuk melakukannya ya guys! Konsekuensi tersebut bisa berupa mengurangi waktu bermain HP atau hal-hal lain yang menimbulkan efek jera. 

Manfaat Sistem Belajar 4 Kuadran

1. Menjadi lebih produktif

Manfaat pertama yang akan kamu dapatkan adalah menjadi lebih produktif lagi guys. Khususnya bagi kamu pelajar yang kini duduk di bangku kelas 12, maka sistem belajar ini bisa banget diterapkan untuk membagi waktu sekolah, tugas, sampai belajar SBMPTN.

2. Belajar lebih disiplin

Bener banget nih guys! Disiplin adalah salah satu kunci untuk meraih kesuksesan. So, selagi masih muda jangan pernah menghabiskan waktu dengan sia-sia untuk kesenangan sesaat saja ya guys!

3. Melatih manajemen waktu

Terakhir, manfaat sistem belajar 4 kuadran adalah membantumu mengatur waktu menjadi lebih baik lagi. Untuk kebutuhan belajar, kehidupan sosial, sampai waktu keluarga dapat kamu bagi dengan rata sehingga kehidupanmu lebih teratur dan terarah ya guys!

Nah, di atas adalah beberapa cara mengatur belajar dengan sistem 4 kuadran sampai manfaat belajar dengan sistem ini. So, yuk mulai belajar dengan 4 kuadran! Selamat mencoba guys.

Masih belum ketemu artikel yang kamu cari? Coba ketik di bawah ya. :)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Stop Insecure! Yuk, Kenalan Dengan Metode Deliberate Practice

Ada dong di sini yang merasa insecure sama kemampuannya sendiri? Mungkin juga sering memba…