7 Tips Bagi Lulusan Fresh Graduate Agar Tidak Menganggur

Bagi sebagian mahasiswa yang sedang mengerjakan tugas akhir atau skripsi, mungkin yang menjadi salah satu penyemangatnya adalah untuk segera bekerja. Ketika melamar pekerjaan, beberapa perusahaan lebih mengutamakan yang sudah mempunyai pengalaman.

Walaupun tidak semua, namun pada umumnya seperti itu. Lalu apakah yang baru lulus atau fresh graduate tidak bisa bekerja? Tentu saja bisa. Ada beberapa perusahaan yang lebih memilih lulusan baru sebagai pegawai mereka.

Namun, karena adanya pandemi akhir-akhir ini, pada lulusan baru banyak yang menganggur karena bingung untuk mencari pekerjaan. Terlebih dengan banyaknya pekerja yang di PHK, lulusan baru pun jadi khawatir tidak bisa mendapatkan pekerjaan.

Nah, berikut ini ada beberapa tips bagi kamu yang lulusan baru atau fresh graduate agar tidak menganggur. Apa saja? Yuk simak informasi berikut!

7 Tips Bagi Lulusan Fresh Graduate Agar Tidak Menganggur 

1. Tingkatkan relasi atau networking

Sebelumnya sudah pernah dibahas mengenai pentingnya relasi dan networking bagi mahasiswa. Ketika kamu sudah lulus atau menjadi fresh graduate, relasi ini akan semakin penting demi keberlangsungan karirmu. Dengan adanya relasi yang luas, kamu bisa mendapatkan informasi pekerjaan yang mungkin saja tidak kamu ketahui.

Bahkan, beberapa perusahaan biasanya mengadakan close recruitment untuk mengisi posisi karyawan yang kosong. Siapa tahu relasi yang kamu punya dapat membantumu untuk mendapatkan pekerjaan. Kamu bisa menjadi orang yang dapat direkomendasikan oleh relasimu. Kadang ada juga perusahaan yang bertanya siapa saja relasi yang kamu punya, hal ini bisa menjadi nilai tambah ketika kamu sedang melamar pekerjaan.

Baca Juga:  Yuk Kenalan Dengan Jurusan Kriminologi! Sepi Peminat, tetapi Sangat Diperlukan!

2. Memperdalam kemampuan diri

Walaupun kamu sudah mengenyam pendidikan di kampus, bukan berarti kamu bisa berhenti untuk terus memperdalam kemampuan diri. Pasalnya, belum tentu kamu bisa mendapatkan pekerjaan dari bidang yang kamu tekuni. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui kemampuan apa yang sebenarnya kamu miliki selain bidang yang kamu tekuni.

Misalnya, kamu punya kemampuan mengajar yang baik walaupun bidang yang kamu tekuni saat kuliah tidak ada hubungannya untuk menjadi guru. Kamu bisa saja memanfaatkan kemampuanmu untuk mendapatkan pekerjaan sebagai tutor. Tentu saja kamu juga masih bisa terus menggunakan ilmu yang kamu tekuni dengan cara lain. Kemampuan diri harus terus diasah untuk melihat peluang yang ada dan dimana kamu bisa meraih peluang itu dengan kemampuan diri yang baik.

3. Belajar dasar-dasar teknologi

Dewasa ini, di era digital, semuanya menggunakan teknologi. Mau tak mau kita semua harus mulai melek teknologi. Dengan belajar dasar-dasar teknologi, kamu bisa meningkatkan kemampuan diri sehingga punya nilai tambah ketika mencari pekerjaan. Karena, pada umumnya perusahaan mencari orang yang bisa menggunakan aplikasi-aplikasi yang biasa digunakan di kantor seperti Microsoft Office, email, Google Drive, Zoom, dan masih banyak lagi.

4. Aktif mencari dan mengikuti situs penyedia lowongan kerja

Lowongan kerja kini tersedia dimana saja. Tidak hanya di koran, tapi juga di berbagai situs di internet, aplikasi, dan bahkan Instagram. Banyak situs penyedia lowongan kerja yang selalu update lowongan-lowongan kerja terbaru. Kamu harus mulai aktif mencari dan mengikuti situs-situs tersebut.

Biasanya, ada situs penyedia lowongan kerja yang memberikan informasi mengenai pekerjaan apa yang tersedia, deskripsi pekerjaannya, persyaratannya, bahkan sampai bisa melamar pekerjaan melalui situs tersebut. Dengan begitu, kamu jadi lebih hemat waktu kan untuk mencari pekerjaan. Siapkan CV terbaikmu ya.

Baca Juga:  Bimbel SBMPTN Karantina Terbaik di Indonesia

5. Mulai membuka usaha

Mungkin banyak dari kamu yang sudah merintis usaha sejak di bangku kuliah. Hal ini bisa menjadi jalan ninjamu untuk mendapatkan penghasilan dan tentu saja agar tidak menganggur. Walaupun mungkin bagi sebagian orang memandang sebelah mata terutama kamu yang memulai usaha pada bidang yang berbeda dengan bidang yang kamu tekuni di bangku perkuliahan, namun tidak ada salahnya untuk mulai membuka usaha.

Dengan adanya relasi, kemampuan komunikasi, kemampuan negosiasi, kamu bisa membuka usaha sendiri atau bersama dengan teman yang kamu percaya. Membuka usaha memang butuh kerja keras dan ketekunan, jangan takut untuk gagal dan teruslah mencoba sampai kamu bisa sukses. Siapa tahu kamu bisa menjadi salah satu pengusaha terkenal bukan. Tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini lho.

6. Belajar digital marketing

Digital marketing merupakan ilmu yang mempelajari pemasaran barang atau jasa melalui media digital. Hal ini sangat berguna khususnya bagi kamu yang punya usaha atau bisnis.

Dengan belajar digital marketing, kamu bisa memperkenalkan dan memasarkan barang atau jasa yang kamu jual ke pasar yang lebih luas. Kamu bisa belajar di situs pengembangan diri secara online, belajar dari buku, belajar dari mentor, atau workshop dan seminar.

7. Memiliki kegiatan yang positif

Bagi kamu yang belum juga menemukan pekerjaan, bukan berarti kamu bisa bersantai-santai ria. Kamu bisa melakukan kegiatan yang positif dan bermanfaat baik bagi dirimu dan juga orang lain.

Misalnya, kamu yang suka menulis bisa mengikuti pelatihan menulis, mulai menulis cerita dan dibayar, atau bekerja sebagai freelance writer. Kegiatan yang positif akan terus membuatmu lebih bersemangat dan anti malas-malasan dalam menjalani hari-hari.

Baca Juga:  8 Tahapan Menjadi Dokter, Yuk Simak Buat Kamu yang Ngebet Jadi Dokter!

Itulah tujuh tips bagi lulusan fresh graduate agar tidak menganggur. Jangan lupa bagikan informasi ini kepada teman-temanmu ya. Semoga bermanfaat. 

Masih belum ketemu artikel yang kamu cari? Coba ketik di bawah ya. :)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

10 Manfaat Menjadi Anggota BEM Saat Kuliah

BEM merupakan salah satu organisasi yang diminati oleh mahasiswa yang ingin bergabung deng…