Gangguan pada Sistem Pencernaan

Share

Berapa berat badan yang sesuai dengan tubuhmu? Apakah berat badanmu yang sekarang sudah sesuai apa kurang atau malah obesitas? Penyakit apa saja yang bisa mengganggu sistem pencernaan? Bagaimana upaya mencegah penyakit sistem pencernaan? Hal tersebut merupakan salah satu gangguan sistem pencernaan manusia. Rangkuman lengkap silahkan buka halaman Rangkuman IPA Kelas 8 K13.

Gangguan Sistem Pencernaan

1. Gangguan pada Sistem Pencernaan Manusia dan Upaya Menjaga Kesehatan Sistem Pencernaan

Gangguan pencernaan pada manusia dapat berupa : Obesitas, Karies Gigi, Gastritis, Hepatitis, Diare, Konstipasi, Kekurangan Vitamin dan Kekurangan Mineral. 

Obesitas adalah kondisi tubuh yang memiliki lemak berlebih sehingga dapat mengganggu kesehatan. Obesitas dapat meningkatkan resiko terkena penyakit seperti jantung, diabetes dan osteoartritis. 

Obesitas disebabkan karena : konsumsi makanan berlebih tapi aktivitas sedikit; keturunan; konsumsi obat tertentu; laju metabolisme tubuh lambat, terjadi pada orang yang makan hanya sedikit tapi berat badan berlebih. 

Upaya mencegah atau menangani obesitas adalah berolahraga dan menjaga pola makan. Menjaga pola makan dilakukan dengan mengurangi makanan yang berlemak dan gula tinggi, perbanyak makanan yang berserat. 

Untuk mengetahui tingkat obesitas, makan dapat digunakan rumus Indeks Masa Tubuh (IMT) yaitu : IMT= Massa tubuh (kg)Tinggi badan m×Tinggi badan m

Hasil IMT kemudian dibandingkan dengan kriteria pada tabel berikut

Karies gigi atau gigi berlubang adalah kerusakan gigi akibat infeksi bakteri yang merusak lapisan dan struktur gigi. Bakteri pada mulut mengolah gula hingga menghasilkan asam. Asam yang diproduksi selama metabolisme dalam mulut dapat merusak gigi.

Penyakit gigi disebabkan karena kurangnya menjaga kesehatan gigi. Sehingga upaya yang harus dilakukan untuk menjaga kesehatan gigi.

Cara Menjaga Kesehatan Gigi

1). Sikat gigi minimal 2x sehari
2). Membersihkan gigi dengan benang gigi
3). Berkumur dengan obat kumur atau larutan garam hangat 
4). Periksa gigi secara teratur 
5). Kurangi makanan dan minuman manis 
6). Perbanyak minum air putih

Berikut gambar karies gigi

Gastritis atau mag adalah peradangan atau luka pada lambung. Gastritis disebabkan oleh : peningkatan asam lambung, bakteri Helicobacter pylori, stres berlebihan, makan tidak teratur, terlalu banyak makan pedas dan asam. 

Gastritis dapat dicegah dengan upaya : makan teratur; makan secukupnya; cuci tangan sebelum makan; hindari makan pedas, asam dan kopi; hindari stres berlebihan. Jika gastritis disebabkan infeksi bakteri Helicobacter pylori, maka diobati dengan antibiotik amoksilin atau tetrasiklin dalam resep dokter. 

Berikut gambar gastritis

Hepatitis adalah peradangan pada hati. Penderita hepatitis ringan memiliki gejala sakit otot dan persendian; demam; diare dan sakit kepala. Penderita hepatitis akut memiliki gejala jaundice (menguningnya kulit dan mata); membesarnya hati dan limfa. 

Hepatitis dapat memicu kerusakan pada hati (fibrosis) dan gagal hati kronis (sirosis). Sirosis dapat memicu kanker hati. Hepatitis disebabkan oleh : virus hepatitis B; bakteri; jamur; protozoa; racun seperti alkohol dan penggunaan paracetamol secara terus menerus. 

Berikut gambar hepatitis

1. Orang yang mengalami jaundice
2. Kondisi hati penderita hepatitis, sirosis dan kanker hati

Diare adalah penyakit penyakit pada usus besar yang disebabkan bakteri dan protozoa seperti Entamoeba coli. Gejala penderita diare yaitu dehidrasi karena air dalam usus terus menerus dikeluarkan; mulas karena kontraksi otot pada usus besar. 

Upaya mencegah diare : makan makanan yang higienis, cuci tangan sebelum makan, minum air yang dimasak atau air kemasan higienis, jaga kebersihan diri dan lingkungan. 

Pengobatan diare : minum oralit (larutan gula garam) untuk mengganti cairan tubuh; minum obat diare, obat diare berfungsi memadatkan feses bukan menghentikan diare; periksa ke dokter. 

Konstipasi atau sembelit adalah kondisi feses keras atau kering sehingga sulit untuk dikeluarkan. Penyebab konstipasi adalah kurangnya makanan berserat dan minum air putih. Jika feses tidak dikeluarkan secara teratur, air didalamnya akan terserap dan feses menjadi keras atau kering. 

Upaya mencegah konstipasi : tidak sering buang air besar; makan makanan berserat seperti buah dan sayur; hindari konsumsi makanan tinggi lemak dan gula seperti makanan manis, keju, makanan olahan; minum air putih yang banyak dan meningkatkan aktivitas fisik. 

Avitaminosis adalah kekurangan vitamin pada tubuh. Gejala kekurangan vitamin pada tubuh berupa : 

1). Vitamin A : penglihatan kabur, rambut rontok, kerusakan hati dan tulang
2). Vitamin B : penyakit beri – beri, hilangnya berat badan secara drastis dan anemia. 
3). Vitamin C : skorbut (degenerasi kulit, gigi, pembuluh darah), sariawan, lemas, luka yang lama sembuh dan gangguan kekebalan tubuh. 
4). Vitamin D : Riket (cacat tulang pada anak – anak), pelunakan tulang pada dewasa, kerusakan otak, kardiovaskular dan ginjal. 
5). Vitamin E : degenerasi sistem saraf
6). Vitamin K : kelainan penggumpalan darah, kerusakan hati dan anemia. 

Kekurangan mineral dapat menyebabkan gangguan pada tubuh. Gejala kekurangan mineral pada tubuh berupa : 

1). Kalsium (Ca) : keterlambatan pertumbuhan dan kurangnya massa tubuh 
2). Fosfor (P) : lemas, kehilangan mineral dari tulang dan kehilangan kalsium
3). Magnesium (Mg) : gangguan sistem saraf
4). Natrium (Na) : kram otot dan nafsu makan berkurang
5). Besi (Fe) : anemia dan kelainan kekebalan tubuh
6). Iodium (I) : gondok (pembengkakan kelenjar tiroid)
7). Seng (Zn) : kegagalan pertumbuhan, kelainan kulit, kegagalan reproduksi dan gangguan kekebalan tubuh 

Demikian ringkasan materi bab Sistem Pencernaan Manusia Part 3 semoga bermanfaat dan bisa menambah referensi kamu. Jangan lupa untuk membaca Sistem Pencernaan part 1 dan Organ Pencernaan part 2 nya juga ya? 

This post was last modified on Oktober 13, 2020 3:55 pm

Rita Purwanti

Alumni Biologi Universitas Islam Malang, Folow Instagram : @ritarapunzel12, Facebook : Rita Purwanti

Leave a Comment
Published by
Rita Purwanti

Recent Posts

Yuk, Ketahui 8 Jenis Majas Dalam Puisi yang Paling Sering Digunakan!!

Siapa nih di antara kamu yang gemar banget menulis puisi? Yap, menulis puisi atau sajak… Read More

Agustus 4, 2021

5 Ekspetasi vs Realita Anak IPS yang Wajib Kamu Ketahui Sebelum Masuk SMA!

Sebelum masuk SMA kamu harus memastikan ingin masuk ke jurusan mana, IPA atau IPS. Tentunya… Read More

Agustus 4, 2021

Info Jurusan Akuakultur Untuk Kamu Pecinta Ikan! Ops, Ada 4 Prospek Paling Menguntungkan di Jurusan ini!

Ada ga sih di antara kamu yang memelihara ikan cupang? Hehe, semenjak pandemi budidaya ikan… Read More

Agustus 3, 2021

Materi Bahasa Inggris Kelas 11 Bab 1 Offers & Suggestions

Halo teman-teman, bagaimana kabarnya hari ini? Semoga sehat selalu. Selamat datang di pembelajaran bahasa Inggris… Read More

Agustus 3, 2021

Info Jurusan Oseanografi Paling Lengkap! Ternyata Hanya Ada di 2 Universitas Negeri Indonesia!

Guys, apakah kamu pernah mendengar jurusan oseanografi? Yap, jurusan satu ini memang cukup asing bagi… Read More

Juli 29, 2021

6 Jenis Ilmu Psikologi di Perkuliahan! Mahasiswa Baru Wajib Banget Tahu!

Hola guys! Apa kabarnya nih? Semoga kamu selalu sehat dan bahagia dimanapun kamu berada ya!… Read More

Juli 28, 2021