Home SBMPTN Manfaat Gap Year untuk Kamu yang Gagal SBMPTN
SBMPTN -

Manfaat Gap Year untuk Kamu yang Gagal SBMPTN

Silahkan bantu klik SUBSCRIBE pada channel Youtube kami ya guys.. :)

Tujuan seseorang untuk kuliah adalah untuk mendapat penghidupan yang layak dengan pekerjaan yang ia dapat setelah selesai kuliah. Namun, seiring perkembangan teknologi muncul tren gap year pada kalangan anak muda milenal, lalu apa saja manfaat gap year itu?

Berbagai alasan bagi seseorang atau siswa memutuskan memilih gap year. Dari ingin berpetualang sampai dengan alasan untuk dapat masuk ke dalam universitas negeri yang didambakan. Meski tampak seperti menyelepekan, gap year memiliki banyak manfaat baik.

Jangan Sepelakan! Ini Manfaat Gap Year

Gap year bukanlah momok yang buruk bagi seorang mahasiswa meski kebiasaan menunda dapat diartikan sesuatu yang buruk bagi seseorang tersebut termasuk seorang mahasiswa. Sebaliknya, manfaat gap year bagi seseorang tersebut dapat disebut tidak sembarangan..

Menurut penelitian yang dilakukan oleh Karl Haigler dan Rae Nelson pada tahun 2013. Seseorang atau anak yang mengambil cuti sekolah atau kuliah mendapat kesempatan beristirahat dan menjernihkan pikiran setelah menghabiskan sebagian besar waktu dan hidupnya di bangku sekolah, berikut manfaat yang diberikan gap year.

1. Ajang Mengembangkan Minat dan Bakat

Masa gap year dapat digunakan sebagai ajang untuk mengembangkan potensi diri seperti bakat, minat atau hobi yang Anda miliki. Semua itu dapat dilakukan secara rutin pada masa gap year yang sebelumnya tertunda pada masa sekolah.

Selain itu, ketika seseorang mengembangkan bakat, hobi dan minat dalam masa gap year, mereka akan dapat berprestasi pada masa itu. Sejatinya prestasi tidak hanya dapat diraih semasa sekolah saja. Hal ini juga dapat membantu memudahkan siswa masuk ke perguruan tinggi favorit mereka.

Prestasi yang diraih dan bakat yang semakin berkembang juga dapat menjadi modal tersendiri sebagai senjata masuk ke perguruan tinggi favorit. Anda dapat lebih fasih dan berkembang dalam bidang yang digeluti.

Baca juga  Tes Bakat dan Minat Kamu Sebelum Memilih Jurusan Kuliah

2. Terjun ke Komunitas Sosial

Langkah ini sangat menarik untuk dicoba dan dilakukan dalam masa gap year, tentunya dengan niat dan tujuan yang benar-benar muncul dari dalam hati. Peran aktif di suatu komunitas sosial akan mengembangkan soft skill seseorang dan juga pengetahuan umum mengenai dunia.

Selain itu komunitas juga dapat menjadi koneksi,tempat untuk saling berkomunikasi dengan keadaan sekitar. Kebanyakan kegiatan di dalam suatu komunitas sosial juga memberikan dampak dan manfaat khusus bagi diri seseorang di dalamnya.

Masuk ke dalam komunitas sosial dapat dikatakan sebagai ajang belajar pada suatu kenyataan, dampak dari belajar itu juga dapat dirasakan secara langsung seperti kepekaan untuk dapat saling membantu satu sama lain dan sebagainya.

3. Kesempatan Berbisnis

Bagi yang suka mencari keuntungan dengan berdagang, masa gap year merupakan kesempatan menghasilkan uang lumayan banyak dengan melakukan bisnis meski status kita masih sebagai pelajar atau umur masih menginjak belasan tahun.

Namun, hal tersebut tidak membatasi seseorang untuk dapat berbisnis, terlebih untuk seseorang yang tengah dalam masa cuti kuliah/sekolah atau dalam masa gap year. Belajar dari berbisnis saat masa gap year akan membantu mengembangkan kemampuan diri pada dunia ekonomi.

Bisnis online dapat dijadikan sebagai ajang belajar dan pengembangan dari kemampuan diri saat menghabiskan masa gap year. Bayangkan jika bisnis yang dijalankan berhasil dan hasil dari bisnis tersebut dapat digunakan untuk mewujudkan mimpi di melanjutkan kuliah di perguruan tinggi favorit.

Pelajaran berharga yang didapat dari berbisnis ini adalah salah satunya mampu membuat diri mengatur perencanaan pada estimasi modal dan pemasaran yang baik. Lalu lebih dari itu kita juga dapat mengambil keuntungan dari hasil belajar berbisnis tersebut.

4. Belajar

Belajar karena inisiatif akan sangat membantu ketika seseorang tengah melakukan aktifitas dalam masa gap year. Belajar dalam masa gap year dapat dilaksanakan seperti misalnya dengan mengikuti bimbingan belajar.

Mengikuti bimbingan belajar ini tentu merupakan tujuan dari seseorang yang memutuskan untuk gap year sebelum memasuki masa kuliah. Mengikuti bimbel bukan tanpa alasan, ini merupakan strategi yang sangat bagus bagi calon mahasiswa.

Mengapa demikian, ketika mengikuti bimbingan belajar kita dapat mempelajari materi-materi untuk ujian masuk universitas atau perguruan tinggi favorit. Hal ini tentu memudahkan kita untuk dapat menjawab soal-soal ujian nantinya.

Meski  demikian, bimbingan belajar bukanlah satu-satunya alternatif untuk dapat dijadikan senjata untuk belajar. Sejatinya belajar dari pengalaman hidup adalah pelajaran sesungguhnya yang dapat Anda rasakan dan gunakan.

5. Persiapan Masuk Perguruan Tinggi

Bagi calon mahasiswa yang ingin masuk ke perguruan tinggi favorit, masa gap year dapat dimanfaatkan sebagai waktu melakukan persiapan untuk ujian masuk universitas favorit. Hal ini dapat dilakukan dengan mengikuti bimbingan belajar pendalaman materi ujian seleksi masuk perguruan tinggi.

Anda dapat mengasah kemampuan berpikir otak ketika mendalami materi dari jurusan yang disukai atau yang akan dipilih ketika masuk ke universitas nantinya. Sehingga nantinya diharapkan seseorang yang mengambil gap year mendapat hasil yang memuaskan.

Manfaat gap year diatas merupakan sebagian kebaikan yang dihasilkan ketika memaksimalkan masa cuti belajar atau cuti kuliah. Masih banyak lagi manfaat baik yang dihasilkan ketika seseorang ingin mengambil gap year dan tentunya manfaat itu memberikan keuntungan dalam hidup bagi seseorang tersebut.

Join

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Sekolah Kedinasan untuk Jurusan IPS

Silahkan bantu klik SUBSCRIBE pada channel Youtube kami ya guys.. :) Kamu termasuk siswa j…