Materi Bahasa Indonesia Kelas 12 Bab 4 Menikmati Novel

Share

Pernahkah kamu membaca novel? Apa yang kamu dapatkan setelah membaca novel tersebut? Yap, mungkin sebagian dari kamu sudah tidak asing dengan istilah novel atau bahkan menjadi penggemar novel.

Nah, hari ini kita akan mengupas tuntas berbagai unsur di dalam novel dalam materi Bahasa Indonesia kelas 12 bab 4. Apakah kamu sudah siap? Yuk, langsung simak ulasan di bawah ini ya.

Bab 4:
Menikmati Novel


Woman at the library, she is searching books on the bookshelf and picking a textbook, hand close up

A. Menafsir Pandangan Pengarang terhadap Kehidupan

1. Kehidupan pada sebuah novel sebaiknya diungkapkan pengarang dengan cara yang menarik. Menceritakan lebih spesifik, sehingga bisa diserap oleh pembaca.

2. Pandangan pengarang harus lebih menonjol dalam sebuah karya. Sehingga pembaca lebih termotivasi membaca novel tersebut.

Menangkap Maksud Pengarang terhadap Kehidupan dalam Novel

Untuk melatih pemahaman tentang novel dalam kaitannya dengan maksud pengarang, kamu diminta untuk mencatat informasi latar sosial-budaya dalam kutipan sebuah novel yang telah dipelajari.

Sehingga dapat memudahkan dalam mencari keterkaitan pengarang di kehidupan yang terjadi dalam novel. Sebaiknya kamu perhatikan beberapa hal berikut ini. 

1. Bacalah dengan seksama sebuah novel yang kamu nikmati.
2. Bacalah artikelnya, sehingga dapat memudahkan mendapat latar sosial-budaya yang terdapat dalam novel kaitannya dengan pengarang.

Menerangkan Maksud Pengarang terhadap Kehidupan dalam Novel

Pada kegiatan ini, kamu diminta menuliskan pendapatmu mengenai kesamaan latar belakang sosial budaya dalam sebuah novel. Kamu diperbolehkan mencari dari berbagai sumber mengenai biografi atau data mengenai keseharian untuk menambah wawasanmu. 

Sebelum mengerjakan latihan pada kegiatan ini, sebaiknya kamu membuat pertanyaan-pertanyaan untuk memudahkan dalam menguraikan kesamaan latar belakang sosial budaya dalam sebuah novel dengan kehidupan pengarang. 

B. Menganalisis Isi dan Kebahasaan Novel

Novel merupakan karya prosa fiksi yang panjang, mengandung rangkaian cerita kehidupan seseorang dengan orang-orang disekitarnya dengan menonjolkan watak dan sifat setiap pelaku.

Pada pelajaran sebelumnya, kamu telah belajar menangkap maksud pengarang terhadap kehidupan dalam novel, kaitannya dengan latar belakang sosial-budaya pengarang.

Pada pelajaran ini, kamu akan berlatih menganalisis isi novel, yaitu unsur-unsur intrinsik novel. Berikut ini uraian unsur-unsur intrinsik novel, yang terdiri dari tokoh, alur, latar, sudut pandang, dan tema. 

a. Tokoh adalah para pelaku yang terdapat dalam cerita, tokoh cerita adalah orang-orang yang ditampilkan dalam suatu karya fiksi yang oleh pembaca ditafsirkan memiliki kualitas moral dan kecenderungan tertentu seperti yang diekspresikan dalam ucapan dan apa yang dilakukan dalam tindakan. 

Tokoh utama adalah tokoh sentral atau tokoh yang sangat penting perannya dalam fiksi. Tokoh tambahan adalah tokoh bawah atau tokoh yang tidak selalu diceritakan namun memiliki hubungan dengan tokoh utama. 

Dilihat dari peran tokoh-tokoh dalam pengembangan, terdapat dua unsur yaitu tokoh protagonis dan antagonis. Tokoh protagonis adalah tokoh yang disukai pembaca karena sifat-sifatnya (biasanya hero, baik, penyelamat). 

Tokoh antagonis adalah tokoh yang tidak disukai pembaca karena sifat-sifatnya (biasanya jahat, pengecut). Penokohan merupakan teknik atau cara-cara tokoh ditampilkan atau diceritakan di dalam fiksi. 

b. Alur atau plot adalah rangkaian peristiwa yang disusun berdasarkan hubungan kualitas. Di dalam alur terkandung peristiwa, konflik, dan klimaks.

Peristiwa merupakan peralihan dari suatu situasi kepada situasi yang lain, baik peristiwa fungsional (penentu bagi perkembangan alur), kaitan (satu peristiwa dikaitkan dengan peristiwa yang lain agar masuk akal), maupun acuan (peristiwa diacu melalui tokoh). Alur atau plot memiliki kaidah plausibility (kemasukakalan), surprise (kejutan), suspense (misteri), dan unity (keutuhan).

c. Latar atau setting adalah gambaran yang digunakan untuk menempatkan peristiwa di dalam suatu penceritaan fiksi. Latar ini menyaran pada tempat, waktu, social sehingga latar seringkali dibedakan menjadi tiga macam, yakni tempat, waktu, dan sosial. 

d. Sudut pandang atau point of view memasalahkan siapa yang bercerita. Penulis akan menempatkan tokoh melalui berbagai cara atau pandangan dalam tampilkan tokoh laku, latar, dan peristiwa untuk menata cerita fiksi kepada pembaca. 

e. Tema merupakan pokok pikiran atau dasar sebuah cerita yang memiliki kaitan dengan makna kehidupan. 

Menganalisis Isi Novel Berdasarkan Unsur Instrinsik

Untuk mengetahui pemahaman, sebaiknya buatlah skema di bawah ini lalu jawab sendiri setelah membaca sebuah novel. 

1. Tema apa yang menonjol pada sebuah novel?
2. Bagaimanakah alur yang tergambar dalam novel yang dibaca?
3. Dimanakah latar tempat, latar waktu, dan latar susunan yang tergambar dalam novel?

4. Siapakah tokoh utama dan tokoh-tokoh pendukung dalam novel?
5. Bagaimana karakter tokoh-tokoh pada novel?
6. Bagaimanakah karakter tokoh-tokoh?
7. Apa pesan yang disampaikan dari novel tersebut?

C. Menyajikan Hasil Interpretasi Pandangan Pengarang

Menemukan Pandangan Pengarang dalam Novel

Untuk memudahkan menemukan pandangan pengarang dalam novel dari segi aspek kehidupan yaitu sosial, keagamaan, budaya, dari pandangan pengarang. Dan tetap harus menganalisis novel yang kamu baca.

Menyajikan Hasil Interpretasi Pandangan Pengarang

Setelah menemukan pandangan pengarah terhadap beberapa aspek dalam novel tersebut, untuk sajikan temuan menjadi tulisan yang baik. Kamu bisa menuliskannya menjadi sebuah paragraph yang baik. Selain itu, kamu juga dapat mengambil kutipan-kutipan di dalam novel untuk menguatkan pandangan pengarang yang kalian temukan. 

D. Merancang Novel

Merancang novel adalah membuat gambaran mengenai sebuah cerita yang akan ditulis dalam bentuk novel. 

Merancang Novel dengan Memperhatikan Isi

1. Tema apa yang kamu angkat dalam tulisan novelmu.
2. Siapa sajakah tokoh-tokohnya, dan bagaimana karakternya.
3. Bagaimanakah alur yang akan digunakan. Apakah maju, campuran atau mudur.

4. Dimanakah latar tempat, latar waktu, dan latar sosial yang akan kamu ceritakan. 
5. Jika kamu memilih tema politik, pendidikan, atau persahabatan, pesan apakah yang akan disampaikan.

Merancang Novel dengan Memperhatikan Kebahasaan

Setelah menyelesaikan tugas pada aktivitas merancang di atas, buatlah ringkasan gambaran cerita yang ingin kamu tulis dalam bentuk paragraf. Dan mulai membuat novel dengan memperhatikan kebahasaan.

Daftar Pustaka :
Maman Suryaman, Suherli, dan Istiqomah. 2018. Bahasa Indonesia Kelas XII SMA/MA/SMK/MAK. Jakarta : Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud

This post was last modified on September 13, 2021 6:10 pm

Fifih Fauziah

Keseharian mengajar, hobi menulis dan membaca buku. Akun instagram @fifih_fauziyyah, Fb : Fifih Fauziyyah

Leave a Comment
Published by
Fifih Fauziah

Recent Posts

3 Kelebihan Kursus Bahasa Inggris Online dan Offline di English Academy

Hai guys, gimana kabarnya? Kabar baik disana ya! Nah, zaman sekarang, siapa sih yang masih… Read More

November 28, 2022

3 Informasi Penting Jurusan Sains Atmosfer dan Keplanetan, Hanya Ada Satu di Indonesia!

Melihat bintang-bintang di langit menjadi salah satu kegemaran bagi beberapa orang. Rasi bintang yang saling… Read More

November 28, 2022

Informasi Terlengkap Jurusan Manajemen Hutan, Program Studi Langka di Indonesia

Halo teman-teman! Apa kabarnya nih? Kali ini, seperti biasa penulis akan membagikan berbagai informasi terkait… Read More

November 28, 2022

Simak Yuk 4 Cara Membuat Pembatas Buku Cantik dengan Mudah dan Cepat

Membaca buku menjadi salah satu kegiatan yang menyenangkan dilakukan bagi sebagian orang. Kebiasaan ini sendiri… Read More

November 27, 2022

Informasi Terlengkap Jurusan Rekayasa Nanoteknologi Beserta 5 Prospek Pekerjaannya di Indonesia

Halo teman-teman semua! Apa kabarnya nih? Semoga kamu selalu dalam keadaan sehat dan bahagia dimanapun… Read More

November 27, 2022

Ini Dia 3 Jenis Kata Imbuhan dalam Bahasa Indonesia yang Paling Sering Digunakan

Kata imbuhan menjadi salah satu materi yang tidak akan pernah lekang oleh waktu. Dimulai sewaktu… Read More

November 27, 2022