Categories: Kelas 11Seni Budaya

Materi Seni Budaya Kelas 11 Bab 15 Pengkajian Seni Rupa

Share

Halo teman-teman! Apa kabarnya nih? Semoga dalam keadaan sehat dan tetap semangat mengikuti pembelajaran ya. Kali ini kita akan melanjutkan materi Seni Budaya kelas 11 bab 15 mengenai Pengkajian Seni Rupa. So, tanpa menunggu lagi, yuk langsung simak ulasan di bawah ini!

Bab 15:
Pengkajian Seni Rupa


Proses Pengkajian Seni Rupa

Proses pengkajian seni rupa dengan pendekatan saintifik, yakni mengamati, menanyakan, mencoba, menalar, dan menyajikan, mencakup: 

  1. Aspek visual (menguraikan keberadaan rupa dengan kata-kata)
  2. Aspek proses kreasi seni (menguraikan tahapan teknis penciptaan, skill atau keterampilan)
  3. Aspek konseptual (menemukan inspirasi dan gagasan seni)
  4. Aspek kreativitas (menetapkan tingkat pencapaian kreativitas)

Latihan Mengapresiasi Seni

Setiap siswa dapat memilih 1 karya untuk diapresiasi secara tertulis, dengan urutan: 

  1. Kajian Aspek Visual
  2. Kajian Aspek Keterampilan
  3. Kajian Aspek Konseptual
  4. Kajian Aspek Kreativitas
  5. Kesimpulan

Seni Rupa Keramik

Berikut contoh Fire Clay, setinggi 50 cm: 

Keramik adalah benda yang dibuat dari bahan-bahan anorganik yang berasal dari bumi yaitu tanah liat, dan melalui proses pembakaran dengan suhu cukup tinggi sehingga menjadi keras dan awet. 

Ada 3 kualitas keramik yang dihasilkan dari perbedaan komposisi unsur-unsur bahan dan suhu pembakaran yang lebih rendah atau tinggi, yaitu gerabah lunak yang disebut earthenware atau aardewerk, benda batu atau stoneware, dan porselen. 

Seni keramik adalah karya seni rupa terapan yang perwujudan objeknya dibuat dengan material anorganik padat atau non-logam melalui proses pembakaran pada suhu tinggi. Seni keramik mengutamakan fungsinya sebagai benda yang siap pakai, nyaman, namun tidak menghilangkan unsur keindahannya. 

Seni keramik ada 2 jenis, yaitu : 

  1. Keramik tradisional : keramik yang memiliki komposisi utama berupa bahan – bahan yang berasal dari alam. Contohnya peralatan rumah tangga, industri yang menggunakan bahan keramik.
  2. Keramik modern : keramik yang dibuat menggunakan oksida-oksida logam tertentu, seperti Al2O3, ZrO2, MgO, dan sebagainya.

Konsep-konsep Dalam Karya Seni Rupa

Berikut contoh karya seni instalasi yang tidak hanya mengekspresikan makna denotatif, melainkan juga makna konotatif : 

1. Karya Seni Instalasi

Konsep seniman instalasi ditunjukkan dalam sikap berkesenian. Mereka menawarkan suatu sikap yang paling ekstrim dan nyata-nyata “keberatan” dengan media konvensional. Dalam berkarya mereka mencari alternatif yang paling radikal dan sungguh-sungguh diperjuangkan dalam karyanya. 

2. Karya Seni Kubisme

Pada seni kubisme, seniman lebih mengungkapkan tema alam benda, manusia dan lingkungan. Banyak yang mengungkapkan tentang warna, garis, bentuk dan komposisi, yang memperlihatkan visi yang berbeda-beda dari setiap seniman. Tema yang mempunyai pengaruh besar pada kubisme adalah lingkungan sosial sebelum dan sesudah perang dunia. 

Kubisme cukup konsisten dalam penggarapan objek dan latar belakangnya, penggunaan warna dipikirkan secara rasional, dengan menselaraskan objek dengan latar belakangnya. Pada karya But Muchtar, kehadiran objek sudah demikian tersamar dalam kesatuan kepingan komposisi bidang-bidang warna. Berikut contoh lukisan But Muchtar : 

Jenis-jenis aliran kubisme ada 4, yaitu : 

  1. Kubisme Cezannian
  2. Kubisme Analitik
  3. Kubisme Sintetis
  4. Kubisme Kristal

Ciri – ciri aliran kubisme : 

  1. Menggunakan beberapa perspektif dalam satu gambar
  2. Melakukan deformasi dan dekonstruksi terhadap objek yang dilukis (mulut diatas mata, hidung dibawah, dan sebagainya)
  3. Menyederhanakan objek menjadi mirip dengan bentuk geometris (hidung seperti segitiga, siku seperti trapesium, dan sebagainya)
  4. Mengeksplorasi bentuk terbuka, membiarkan ruang mengalir melalui bentuk, memadukan latar belakang ke objek kedepannya
  5. Pada kubisme sintetik, menggunakan benda sehari-hari sebagai tanda abstrak (potongan koran, dan sebagainya)

Daftar Pustaka: 
Pekerti, W. dkk. 2014. Seni Budaya SMA/MA SMK/MAK Kelas XI Semester 2. Jakarta : Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemdikbud. 

This post was last modified on Oktober 22, 2021 5:45 am

Rita Purwanti

Alumni Biologi Universitas Islam Malang, Folow Instagram : @ritarapunzel12, Facebook : Rita Purwanti

Leave a Comment
Published by
Rita Purwanti

Recent Posts

5 Cara Mengajari Anak Menulis dengan Cepat dan Lancar!

Halo Moms, gimana nih kabarnya? Semoga Moms dalam keadaan yang baik ya. Di kesempatan kali… Read More

April 30, 2022

5 Fakta Kelas IUP yang Wajib Kamu Ketahui Sebelum Masuk Kuliah!

Siapa nih di antara kamu yang tertarik untuk masuk ke kelas IUP? Yap, IUP atau… Read More

April 29, 2022

9 Prospek Kerja Jurusan Teknik Industri, Gaji Terjamin dengan Peluang Kerja yang Luas

Hai teman-teman semua! Apa kabarnya nih? Semoga selalu dalam keadaan sehat dan tetap semangat dalam… Read More

April 29, 2022

12 Rekomendasi Buku Mahasiswa Ilmu Politik yang Wajib Dibaca Sebelum Masuk Kuliah

Penulis ucapkan selamat kepada kamu yang tahun ini berhasil diterima di berbagai perguruan tinggi impian… Read More

April 28, 2022

Ini Dia 11 Prospek Kerja Jurusan Teknik Mesin di Indonesia, Peluang Besar dan Gaji Menjanjikan

Siapa nih di antara kamu yang tertarik banget untuk masuk ke jurusan teknik mesin? Yap,… Read More

April 28, 2022

Ketahui 4 Fakta Menarik Jurusan Aktuaria yang Belakangan Banyak Digemari Pelajar Indonesia

Halo teman-teman semua! Apa kabar nih? Masih semangat ya untuk masuk ke kampus impian? Tenang… Read More

April 27, 2022