5 Cara Menemukan Masalah Penelitian Saat Mengerjakan Skripsi

Mahasiswa tingkat akhir pada umumnya cukup pusing saat mencari dan menemukan masalah untuk penelitian mereka. Menemukan masalah untuk diteliti memang tidak mudah. Karena masalah yang akan diteliti haruslah masalah yang ada bukan masalah buatan. Banyak dari mahasiswa tingkat akhir yang bingung ketika mencari masalah apa yang harus diteliti dalam mengerjakan skripsi. Hingga pada akhirnya menunda-nunda masa mengerjakan skripsi karena tak kunjung mendapatkan ide.

Masalah dalam penelitian skripsi bisa berupa masalah yang baru, masalah dengan menyelesaikan penelitian sebelumnya, mencari solusi, dan masih banyak lagi. Ada beberapa cara yang bisa membantumu untuk menemukan masalah penelitian saat mengerjakan skripsi. Apa saja? Simak informasi berikut ya!

5 Cara Menemukan Masalah Penelitian Saat Mengerjakan Skripsi

1. Lihat masalah yang ada di sekitar kita

Cara pertama untuk menemukan masalah penelitian adalah dengan melihat masalah yang ada di sekitar kita. Masalah ini tentunya harus sesuai dengan topik yang sudah kita tentukan atau yang kita inginkan. Misalnya, mengenai diet penurunan berat badan.

Kamu bisa memulainya dengan melihat masalah apa saja yang berkaitan dengan diet penurunan berat badan. Seperti diet penurunan berat badan yang dilakukan oleh remaja dan orang dewasa, pengetahuan dietnya bagaimana, apakah cara melakukan diet penurunan berat badan sudah benar, macam-macam diet penurunan berat badan yang dilakukan apa saja, dan masih banyak lagi. Ini bisa menjadi modal awal untuk permasalahan yang akan kamu teliti dalam penelitianmu.

Baca Juga:  6 Jenis Ilmu Psikologi di Perkuliahan! Mahasiswa Baru Wajib Banget Tahu!

Setelah itu, kamu bisa menggali lebih dalam dengan melihat dan membaca dari penelitian-penelitian yang ada sebelumnya dari skripsi kakak tingkat, tesis, penelitian orang lain, atau jurnal. Kamu bisa mencarinya di perpustakaan atau secara online.

2. Mencari penelitian terdahulu yang menyelesaikan masalah

Setelah mendapatkan permasalahan dari hasil menggali dan melihat masalah yang ada di sekitar kita, kamu bisa mencarinya lebih dalam lagi dengan mencari penelitian terdahulu yang menyelesaikan masalah. Kamu bisa mencarinya di perpustakaan kampus atau secara online.

Dengan melihat penelitian yang menyelesaikan masalah, kamu akan mendapat gambaran yang mungkin bisa membantumu. Kamu bisa menemukan ide lain untuk menyelesaikan masalah yang sudah kamu ambil. Misalnya dengan mencari dan melihat dari penelitian dalam waktu 10 tahun terakhir. Kamu juga bisa mencari literatur dari jurnal atau penelitian dari luar negeri sehingga bisa menambah pengetahuanmu.

3. Temukan masalah penelitian yang belum terselesaikan

Pada umumnya, dari setiap penelitian terdapat saran dan kesimpulan yang menyangkut penelitian yang dilakukan. Dari sana, kamu bisa mencari apakah ada masalah penelitian yang belum terselesaikan. Misalnya, metode yang digunakan masih kurang cocok dan bisa menggunakan metode lainnya, jangka waktu penelitian, penelitian lanjutan, dan masih banyak lagi. Kamu bisa mencari kelebihan dan kelemahan penelitian tersebut dan belajar dari metode yang digunakan.

Setelah menemukan masalah yang belum terselesaikan, kamu bisa menggali lebih dalam dengan melihat dan mencari informasi apakah masalah tersebut sudah diteliti oleh orang lain atau belum. Kamu harus rajin mencari penelitian terkait dan membaca literatur agar cepat menemukan masalah penelitian.

4. Membuat kajian pustaka dari literatur yang telah dikumpulkan

Saat kamu mencari masalah penelitian, kamu mungkin sudah mencari beberapa literatur. Ketika mendapatkan literatur, kamu bisa merangkumnya dan membuat kajian pustaka. Disini kamu bisa membuat data yang lebih rapi dan tersusun sehingga kamu bisa melihat apa saja yang bisa menjadi celah untuk mendapatkan masalah penelitian.

Baca Juga:  Kuliah Ilmu Gizi di IPB, Apakah Hanya Belajar Gizi?

Kamu bisa merangkumnya dengan membuat dokumen daftar literatur yang berisi hasil dan metode penelitiannya, atau dengan memberi highlight dari literatur yang sudah kamu download. Dengan membuat rangkuman atau kajian pustaka yang rapi, akan lebih mudah untuk membacanya lagi jika kamu memerlukannya suatu saat nanti.

5. Menuliskan masalah inti penelitian

Jika kamu sudah mendapatkan gambaran masalah apa yang akan kamu teliti, maka segera tulis dan buat kerangka pemikirannya. Dari sini kamu dapat melihat masalah apa saja yang menjadi inti dari penelitianmu dan yang akan kamu teliti. Lima cara diatas bisa membantumu untuk menemukan inti permasalahan dan mengembangkannya. Segera tulis agar kamu tidak lupa dan tidak bingung kembali saat memikirkan yang lain sehingga kamu bisa menjadi lebih fokus dan terarah.

Itulah lima cara menemukan masalah penelitian saat mengerjakan skripsi. Walaupun tidak mudah, tapi jangan lupa untuk terus berusaha dan berdo’a ya. Konsultasikan juga dengan dosen pembimbingmu. Jangan lupa bagikan informasi ini kepada teman-temanmu ya. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

10 Tips untuk Lolos Interview Beasiswa yang Wajib Kamu Ketahui

Bagi seorang mahasiswa, mendapatkan program beasiswa merupakan hal yang sangat diimpikan b…