Home SBMPTN Motivasi untuk Anak Gap Year Agar Tetap Semangat!

Motivasi untuk Anak Gap Year Agar Tetap Semangat!

Bukan tanpa alsan gap year menjadi salah satu alternatif pilihan seseorang pasca lulus dari SMA, hal ini dipilih karena baragam alasan dan berbagai macam motivasi untuk anak gap year yang memutuskan untuk istirahat dari dunia pendidikan.

Tradisi gap year muncul dan berkembang di seluruh dunia karena banyak manfaat positif disamping kekurangan yang diberikan pada seseorang terlebih bagi mereka yang masih ragu untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi seperti kuliah.

Apa Saja Motivasi untuk Anak Gap Year ?

Seolah telah menjadi pakem hidup ketika seseorang yang telah lulus dari SMA langsung melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi, yakni dengan masuk ke perguruan tinggi atau bisa disebut dengan kuliah dan kemudian bekerja.

Akan tetapi belakang ini muncul tren yang dapat dikatakan ‘menabrak’ alur kehidupan yang dapat dikatakan telah pakem tersebut. Tren itu adalah gap year atau disebut dengan cuti atau beristirahat dan kerap dikaitkan dengan dunia pendidikan.

Dengan kata lain gap year dapat disebut sebagai cuti dari kegiatan dan aktivitas belajar baik itu di sekolah (SMA) atau di tingkat perguruan tinggi (kuliah). Akan tetapi, gap year lebih banyak diambil oleh seseorang yang telah lulus SMA dan ragu untuk melanjutkan kuliah.

Mengapa gap year menjadi tren yang digemari dan banyak dilakukan, bagi kamu yang memilih menunda waktu untuk kuliah? Apa motivasi untuk anak gap year? dan apa keuntungan yang didapat dari gap year?

Berbagai macam alasan membuat seseorang memilih untuk gap year. Dari ingin berpetualang sampai dengan alasan untuk dapat masuk ke dalam universitas negeri yang didambakan. Meski tampak seperti menyelepekan, gap year memiliki banyak manfaat baik.

Baca juga  Kekurangan dan Kelebihan Gap Year

Manfaat-manfaat yang didapat dari gap year ini menjadi motivasi untuk memilih gap year. Salah satu contohnya adalah mereka yang belum berhasil pada ujian SBMPTN atau seleksi masuk ke perguruan tinggi.

Manfaat Gap Year

Bagi kamu yang belum berhasil lolos tes SBMPTN dapat memutuskan untuk gap year dalam jangka waktu tertentu dan memanfaatkan waktu itu untuk mempersiapkan diri mengikuti tes SBMPTN selanjutnya.

Hal itu hanya salah satu manfaat yang dapat diperoleh dari gap year, selebihnya banyak manfaat bahkan dapat dijadikan motivasi untuk anak gap year. Berikut beberapa manfaat positif yang diberikan gap year.

1. Ajang Mengembangkan Minat dan Bakat

Masa gap year dapat digunakan sebagai ajang untuk mengembangkan potensi diri seperti bakat, minat atau hobi yang Anda miliki. Semua itu dapat dilakukan secara rutin pada masa gap year yang sebelumnya tertunda pada masa sekolah.

Selain itu, ketika seseorang mengembangkan bakat, hobi dan minat dalam masa gap year, mereka akan dapat berprestasi pada masa itu. Sejatinya prestasi tidak hanya dapat diraih semasa sekolah saja. Hal ini juga dapat membantu memudahkan siswa masuk ke perguruan tinggi favorit mereka.

2. Terjun ke Komunitas Sosial

Langkah ini sangat menarik untuk dicoba dan dilakukan dalam masa gap year, tentunya dengan niat dan tujuan yang benar-benar muncul dari dalam hati. Peran aktif di suatu komunitas sosial akan mengembangkan soft skill seseorang dan juga pengetahuan umum mengenai dunia.

Masuk ke dalam komunitas sosial dapat dikatakan sebagai ajang belajar pada suatu kenyataan, dampak dari belajar itu juga dapat dirasakan secara langsung seperti kepekaan untuk dapat saling membantu satu sama lain dan sebagainya.

Baca juga  Gagal SBMPTN, Gap Year atau Lanjut Kuliah?

3. Mencoba Berbisnis

Bagi yang suka mencari keuntungan dengan berdagang, masa gap year merupakan kesempatan menghasilkan uang lumayan banyak dengan melakukan bisnis meski status kita masih sebagai pelajar atau umur masih menginjak belasan tahun.

Namun, hal tersebut tidak membatasi seseorang untuk dapat berbisnis, terlebih untuk seseorang yang tengah dalam masa cuti kuliah/sekolah atau dalam masa gap year. Belajar dari berbisnis saat masa gap year akan membantu mengembangkan kemampuan diri pada dunia ekonomi.

Bisnis online dapat dijadikan sebagai ajang belajar dan pengembangan dari kemampuan diri saat menghabiskan masa gap year. Bayangkan jika bisnis yang dijalankan berhasil dan hasil dari bisnis tersebut dapat digunakan untuk mewujudkan mimpi di melanjutkan kuliah di perguruan tinggi favorit.

Pelajaran berharga yang didapat dari berbisnis ini adalah salah satunya mampu membuat diri mengatur perencanaan pada estimasi modal dan pemasaran yang baik. Lalu lebih dari itu kita juga dapat mengambil keuntungan dari hasil belajar berbisnis tersebut.

4. Belajar

Belajar karena inisiatif akan sangat membantu ketika seseorang tengah melakukan aktifitas dalam masa gap year. Belajar dalam masa gap year dapat dilaksanakan seperti misalnya dengan mengikuti bimbingan belajar.

Mengikuti bimbingan belajar ini tentu merupakan tujuan dari seseorang yang memutuskan untuk gap year sebelum memasuki masa kuliah. Mengikuti bimbel bukan tanpa alasan, ini merupakan strategi yang sangat bagus bagi calon mahasiswa.

5. Persiapan Masuk Perguruan Tinggi

Bagi calon mahasiswa yang ingin masuk ke perguruan tinggi favorit, masa gap year dapat dimanfaatkan sebagai waktu melakukan persiapan untuk ujian masuk universitas favorit. Hal ini dapat dilakukan dengan mengikuti bimbingan belajar pendalaman materi ujian seleksi masuk perguruan tinggi.

Baca juga  7 Aplikasi Bimbel Online Gratis Terbaik

Anda dapat mengasah kemampuan berpikir otak ketika mendalami materi dari jurusan yang disukai atau yang akan dipilih ketika masuk ke universitas nantinya. Sehingga nantinya diharapkan seseorang yang mengambil gap year mendapat hasil yang memuaskan.

Perlu keputusan yang matang ketika seseorang memilih untuk gap year, karena selain banyak manfaat yang diberikan terdapat pula beberapa resiko atau kekurangan yang berdampak langsung bagi seseorang tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Sekolah Kedinasan untuk Jurusan IPS

Kamu termasuk siswa jurusan IPA atau IPS kah saat di SMA dulu? Pemilihan jurusan IPA ataup…