Ini Dia 9 Rekomendasi Buku Karya Putu Wijaya yang Paling Menarik untuk Dibaca!

Berbicara tentang sastra, rasa-rasanya Indonesia tidak pernah kekurangan sastrawan terkemuka yang menghadirkan berbagai cerita menarik dengan sudut pandang yang tak kalah menarik. Bahkan tak jarang, sebagai seorang penulis, sastrawan mampu menghipnotismu untuk benar-benar terlarut dalam alur cerita.

Tanpa kamu sadari bisa menitikkan air mata atau bahkan marah karena tokoh yang diciptakan. Pada kesempatan kali ini, penulis ingin membagikan beberapa rekomendasi buku karya Putu Wijaya. Beliau sendiri merupakan seorang sastrawan legendaris asal Indonesia yang terkenal sebagai penulis serba bisa.

Mulai dari menulis sajak, cerita pendek, esai, hingga drama. Penasaran bagaimana karya menarik beliau? Berikut penulis rangkum hanya khusus untukmu guys! Cekidot!

Rekomendasi Buku Karya Putu Wijaya

rekomendasi buku karya putu wijaya
Sumber: Goodreads

1. Gress

Rekomendasi buku karya Putu Wijaya yang pertama berjudul Gress. Yap, buku satu ini betul-betul menarik untuk dibaca karena berbagai cerita yang dibangun maupun sudut pandang yang digunakan sangatlah unik guys. 

Sekedar informasi, Gress merupakan sebuah buku karya Putu Wijaya yang terdiri dari 17 cerita pendek. Di dalam buku ini, kamu akan diajak menyelami berbagai kiah kehidupan sehari-hari, legenda, hingga berbagai isu politik yang dikemas dengan cara ringan sekaligus menarik guys. Penulis sangat merekomendasikanmu buku ini!

2. Stasiun

Next, penulis hendak merekomendasikanmu buku berjudul Stasiun sebagai salah satu rekomendasi buku karya Putu Wijaya yang sangat menarik untuk dibaca guys. Stasiun sendiri merupakan sebuah novel yang bercerita mengenai seorang pria tua dengan keterasingan dirinya. 

Yap, tema ini mungkin sudah tidak asing bagi sebagian dari kamu guys. Stasiun bercerita tentang seorang Tua yang melihat pemandangan indah setiap pagi, kemudian membayangkan dirinya sedang membeli sebuah tiket kereta. 

Baca Juga:  Ini Dia 5 Buku untuk Meningkatkan Produktivitasmu Selama New Normal

Dari sinilah dimulai perjalanan panjang mengenai Pak Tua dengan berbagai manusia serta peristiwa unik yang pernah terjadi di dalam kehidupannya. Akan ada banyak perspektif yang bisa kamu ambil melalui novel karya Putu Wijaya berjudul Stasiun. 

3. Gerr

Berbeda dengan beberapa karya Putu Wijaya di atas, rekomendasi buku karya Putu Wijaya kali ini berjudul Gerr yang berbentuk naskah drama guys. Yap, penulis sendiri pernah menyinggung bahwa Putu Wijaya ialah seorang sastrawan serba bisa yang mampu menulis dari novel, cerita pendek, sajak, bahkan kritik sastra. 

Naskah drama berjudul Gerr ini mengambil berbagai sudut pandang menarik di dalam masyarakat, terutama berkaitan dengan tanggung jawab kita sebagai manusia, persoalan kehidupan sehari-hari, dan juga berbagai isu-isu tentang filsafat dan hidup. 

Penulis merekomendasikanmu buku berjudul Gerr ini sebagai salah satu bacaan fiksi yang berkaitan dengan filsafat, khususnya untuk kamu yang hendak mendalami filsafat maupun menjawab berbagai pertanyaan tentang hidup ini. 

rekomendasi buku karya putu wijaya
Sumber: Goodreads

4. Telegram

Kembali ke jenis tulisan berbentuk novel, rekomendasi buku karya Putu Wijaya satu ini berjudul Telegram. Masih berkutat dalam tema yang sama, kali ini sastrawan asal Bali tersebut mengangkat isu sosial yang dipadukan dengan ketegangan mental di masing-masing tokoh yang diciptakan. 

Secara singkat, Telegram bercerita mengenai seorang pria yang terjebak di dalam dunia khayalan mengenai berbagai masalah di dalam hidupnya. Ada pemberontakan dalam diri tokoh utama yang tidak menyukai berbagai bentuk adat istiadat maupun konstruksi sosial yang diciptakan dalam suatu masyarakat. 

Sayangnya, suatu hari datanglah sebuah surat telegram yang membuat tokoh utama ini mengalami keterkejutan yang cukup mempengaruhi keadaan pribadinya. Yap, novel Telegram sendiri terbilang cukup kompleks dengan berbagai tokoh yang ditampilkan serta pesan moral yang mendalam. 

Baca Juga:  10 Rekomendasi Novel Karya Pramoedya Ananta Toer yang Paling Mendunia dan Tak Pernah Mati Sampai Kini!

5. Jreng: Kumpulan Cerpen

Rekomendasi buku karya Putu Wijaya berikutnya berjudul Jreng yang berisi kumpulan cerita pendek tentang kehidupan manusia yang dikemas dalam komedi satir maupun berbagai pesan mengenai fenomena sosial-budaya. 

Kali ini Putu Wijaya mengemas berbagai cerpen yang erat kaitannya dengan humor serta tragic yang cukup membuat suasana ketika usai membaca cerpen tersebut dengan ironi. Kumcer ini sangat menarik untuk dibaca, terutama ketika kamu hendak mendalami berbagai problematika kehidupan manusia yang kompleks.

6. Merdeka

Kali ini kita beranjak menuju rekomendasi buku karya Putu Wijaya yang berbentuk cerita pendek dan drama teater berjudul Merdeka. Secara sederhana, buku ini bercerita mengenai seorang rakyat yang sedang gundah kepada pemimpinnya perihal janji yang diutarakan mengenai kemerdekaan. 

Tokoh tersebut merasa gundah karena ada banyak janji yang diucapkan pemimpin negara, tetapi masih sangat sedikit yang betul-betul terlaksana. Tokoh ini merasa gundah, kecewa, pun ada perasaan marah karena perjuangannya membela negara akan terasa sia-sia dengan janji palsu yang diungkapkan oleh pimpin negara. 

rekomendasi buku karya putu wijaya

7. Bom: Kumpulan Cerita Pendek

Buku berjudul Bom menjadi rekomendasi buku karya Putu Wijaya berikutnya. Khas seperti berbagai tulisan yang dibuat oleh Putu Wijaya, maka kumpulan cerita pendek dengan judul Bom ini memuat berbagai latar kehidupan manusia dengan konflik yang juga umum kita temui dalam kehidupan sehari-hari. 

Akan tetapi, bukan Putu Wijaya namanya apabila tidak meletakkan berbagai plot twist yang membuat pembacanya berpikir keras maupun melongo di akhir cerita. Beliau juga memasukkan alur yang terkesan absurd, seperti menemukan bom di dalam kamar, perang batin, khayalan-khayalan khas manusia, hingga cerita-cerita tentang kursi pejabat maupun kekuasaan. Bom menjadi sebuah buku yang menarik untuk dibaca dengan berbagai alur yang memang Boom!

Baca Juga:  6 Rekomendasi Novel Sastra Jepang Terbaik yang Wajib Dibaca Mahasiswa!

8. Pabrik

Rekomendasi buku karya Putu Wijaya berikutnya berjudul Pabrik. Secara singkat, novel ini bercerita mengenai sebuah kehidupan di dalam pabrik. Pabrik tersebut berdiri di atas sebuah lahan yang sempat menjadi perkampungan, tetapi ludes habis dalam suatu peristiwa kebakaran. 

Pabrik ini dipimpin oleh seseorang bernama Tirto, di mana pada masa kepemimpinannya banyak buruh-buruh yang mengalami perlakuan kurang adil. Hal ini menyebabkan buruh pabrik menuntut pergantian kepemimpinan. 

Awalnya keadaan pabrik cukup membaik pasca pergantian kepemimpinan, tetapi masalah baru dan lebih terselubung perlahan menyelimuti pabrik tersebut. Pabrik menjadi sebuah cerita analogi yang sangat kental dengan isu politik guys. Apabila kamu tertarik dengan berbagai cerita politik-sosial, tetapi butuh asupan yang cukup ringan, maka penulis merekomendasikan novel berjudul Pabrik ini. 

9. Yel

Rekomendasi buku karya Putu Wijaya yang terakhir ini berjudul Yel. Yap, Putu Wijaya tak pernah kehabisan akal dalam menggunakan berbagai kata atau bahkan ujaran menarik sebagai judul di berbagai karyanya guys. 

Buku berjudul Yel sendiri merupakan sebuah kumpulan cerita yang kembali mengangkat tema-tema esensial dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari cerita yang mampu mengundang tawa ironi, haru, hingga amarah. Menariknya, Putu Wijaya mampu memadukannya dengan berbagai fenomena sosial di sekitar kita. 

Yap, di atas adalah beberapa rekomendasi buku karya Putu Wijaya yang mungkin bisa menjadi salah satu pertimbanganmu untuk mengisi waktu luang. Sebagai seorang sastrawan, Putu Wijaya memiliki keunikannya sendiri dalam menulis dan menyusun setiap alur cerita. Dengan piawai, beliau akan menghipnotismu untuk terlarut dalam setiap ceritanya.

Jadi, selamat membaca teman-teman! Salam literasi!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

8 Rekomendasi Novel Fantasi Paling Menakjubkan yang Wajib Kamu Baca!

Membaca novel fantasi menjadi sebuah sensasi yang menyenangkan untuk dilakukan, terutama d…