Kenalan dengan Sistem Universitas Terbuka Serta 5 Info yang Wajib Kamu Ketahui

Siapa di antara kamu yang rencana ingin masuk ke universitas terbuka, tapi masih ragu-ragu atau mungkin kurang memahami sistem universitas terbuka? Universitas terbuka menjadi salah satu pilihan apabila kamu hendak belajar sekaligus bekerja di saat yang bersamaan. 

Hal ini karena universita terbuka memiliki kelebihan dalam fleksibilitas waktu, sehingga sangat sesuai bagi kamu yang sedang bekerja atau melakukan aktivitas lain. Di samping itu, hasrat untuk belajarmu sedang berapi-api, maka universitas terbuka inilah jawabannya. 

Nah, pada kesempatan kali ini penulis akan membagikan informasi terlengkap mengenai sistem universitas terbuka. Penasaran? Yuk, langsung simak ulasannya di bawah ini guys!

Sistem Universitas Terbuka

sistem universitas terbuka
Image by Pham Trung Kien from Pixabay

1. Apa itu Universitas Terbuka? 

Sebelum masuk ke sistem universitas terbuka, maka hal pertama yang ingin penulis informasikan adalah apa sih universitas terbuka? Buat kamu yang masih asing dengan jenis perguruan tinggi ini, maka penulis akan jelaskan secara sederhana. 

So, universitas terbuka adalah sebuah perguruan tinggi negeri atau akrab disapa PTN yang menerapkan sistem belajar secara terbuka. Artinya, kamu siapapun bisa dengan bebas menuntut ilmu di universitas ini tanpa batasan usia atau bahkan jarak. Yap, universitas ini bisa dilakukan dari jarak jauh. 

Nah, pembentukan universitas terbuka sendiri dapat dimanfaatkan bagi kamu yang harus bekerja sembari kuliah. Tidak dapat dipungkiri apabila kamu menuntut pendidikan semakin tinggi, maka peluang untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih baik dengan gaji yang semakin besar pun akan terbuka lebar. 

Sehingga untuk kamu yang kini sedang bekerja kemudian berniat untuk kembali belajar sehingga terbuka kemungkinan untuk mendapat pekerjaan yang lebih baik, maka universitas terbuka inilah solusi yang tepat. 

Menariknya, universitas terbuka sendiri hampir ada di setiap kota besar di Indonesia. Mulai dari Jakarta, Bandung, Surabaya, hingga Semarang dengan menggunakan sistem yang mirip guys. Oh iya, jangan salah, meskipun universitas terbuka tetapi perguruan tinggi ini juga menyediakan berbagai program studi kok. 

Mulai dari ilmu hukum, psikologi, ekonomi, hingga akuntansi. Bisa dibilang jurusan yang dibuka adalah yang paling sering digunakan dalam pekerjaan atau memiliki peminat yang tinggi. Umumnya pembelajaran di universitas terbuka tidak dilakukan setiap hari guys, hanya 3-4 kali dalam seminggu atau ketika weekend saja. 

Last but not least, umumnya universitas terbuka di Indonesia membuka perkuliahan untuk kamu yang hendak mengambil gelar sarjana (S1) hingga diploma. Artinya, kamu tidak diharuskan mengambil S1 apabila ingin masuk ke sebuah universitas terbuka guys. 

2. Tujuan Pembentukan Universitas Terbuka

Masih menyangkut tentang sistem universitas terbuka, berikutnya penulis akan menjelaskan tujuan dari pembentukan universitas terbuka. Seperti yang sudah penulis singgung di awal, universitas terbuka sendiri dibentuk untuk mempermudah kamu yang sedang bekerja agar tetap mendapat pendidikan yang layak. 

Dengan demikian, pekerja di Indonesia tidak hanya sebatas lulusan SD, SMP, atau SMA melainkan juga sampai ke perguruan tinggi. Artinya, skill atau kemampuan yang dimiliki pun semakin bertambah guys. 

Selain itu, menyangkut sistem pembelajaran universitas terbuka yang seringkali diadakan online memungkinkan untuk kamu yang tidak bisa secara fisik datang ke kampus karena terpaut jarak agar bisa belajar dengan maksimal guys. 

3. Cara Belajar di Universitas Terbuka

Universitas terbuka juga memiliki pembelajaran sebagaimana universitas atau perguruan tinggi pada umumnya guys. Namun, universitas ini lebih mengharapkan agar setiap siswanya dapat belajar secara mandiri lebih banyak. 

Dimulai dari pendaftaran, di universitas terbuka juga membuka pendaftaran sebagaimana perguruan tinggi pada umumnya. Termasuk terdapat uang gedung maupun uang SKS per semesternya guys. 

Kemudian, secara pembelajaran biasanya hanya dilakukan setiap akhir pekan atau di hari tertentu sesuai jadwal. Namun, tidak akan sepadat di perguruan tinggi pada umumnya. Pembelajaran pun banyak yang dilakukan secara online dalam keadaan tertentu atau mendesak guys. 

Selain itu, di universitas terbuka juga ada tugas yang dilakukan secara berkelompok atau mandiri sehingga interaksi sosial antar mahasiswa tetap dimungkinkan. Kamu juga tetap mendapatkan modul, hingga materi perkuliahan sebagaimana mestinya guys. Bahkan seringkali ada video pembelajaran sebagai media belajar tambahan. 

4. SKS di Universitas Terbuka

Berkaitan dengan sistem universitas terbuka selanjutnya, perguruan tinggi ini juga memiliki sistem kredit semester atau akrab disebut SKS. Sama seperti mahasiswa lainnya, kamu diharuskan menyelesaikan SKS sesuai dengan ketentuan yang diberikan universitasmu guys. 

Umumnya, satu semester di sebuah universitas terbuka terdiri dari 16 minggu atau 4 bulan dengan bobot masing-masing SKS per mata kuliah 1-6 SKS. Oh iya, bagi beberapa jurusan, perkuliahan tidak hanya dilakukan dalam ruang kelas melainkan juga praktek atau praktikum di luar kelas.

Dalam satu kali pertemuan, umumnya dilakukan selama 90 menit dalam satu mata kuliah. Sedangkan, sehari bisa dilakukan 2-3 mata kuliah tergantung dengan banyaknya SKS yang diambil serta program studi yang kamu pilih guys.

Selain itu, sama seperti perguruan tinggi pada umumnya, universitas terbuka juga menyediakan ujian tertulis atau lisan yang harus diikuti agar mendapat Indeks Prestasi (IP) dan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK). Dengan demikian, kamu tetap akan mendapat ijazah secara resmi yang dapat digunakan untuk melamar pekerjaan guys.  

5. Fasilitas di Universitas Terbuka

Tak jauh berbeda dengan perguruan tinggi lain, menyangkut sistem universitas terbuka berikutnya adalah fasilitas yang diberikan. Umumnya gedung yang digunakan adalah kampus umum yang tetap mengadakan kuliah di hari-hari kerja, kemudian saat akhir pekan dimanfaatkan untuk mahasiswa universitas terbuka. 

Fasilitas yang tetap sama seperti perguruan tinggi lainnya adalah kerja sama dengan mitra yang dapat membantu setiap mahasiswa dalam mengembangkan kemampuannya. Artinya, setiap universitas terbuka umumnya juga bekerja dengan lembaga-lembaga tertentu yang siap menerima lulusan mahasiswa UT. 

Mulai dari bank milik negara, stasiun TV, perusahaan swasta, hingga lembaga tertentu seperti Ikatan Guru maupun Ikatan Advokat yang ada di Indonesia. Hal ini dimaksudkan untuk membantu setiap mahasiswa agar tetap mendapat hak yang sama dalam menjalin pekerjaan dengan perusahaan besar. 

6. Administrasi di Universitas Terbuka

Penjelasan mengenai sistem universitas terbuka yang terakhir, yakni menyangkut administrasi pembayaran. Penulis telah menyinggungnya sedikit di awal bahwa universitas terbuka tetap membebankanmu biaya pendaftaran, uang gedung, hingga biaya SKS pada saat masuk dan biaya lain per semester sesuai ketentuan UT. 

Akan tetapi, kamu tak perlu risau karena beberapa universitas terbuka juga memberikan beasiswa bagi mahasiswa yang membutuhkan guys. Beasiswa ini dapat didasarkan sesuatu prestasimu atau bahkan beasiswa yang khusus diberikan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan kepada mahasiswa universitas terbuka. 

Di atas adalah beberapa informasi mengenai sistem universitas terbuka yang wajib kamu ketahui sebelum masuk. Bagaimana? Setelah mengenai sistemnya, apakah kamu semangat yakin untuk masuk ke universitas terbuka? 

Pastinya, apapun universitas yang kamu pilih, penulis hanya menyarankan agar kamu tetap belajar dengan sungguh-sungguh ya. Percaya bahwa usaha yang kamu lakukan tidak akan mengkhianati hasil guys. Semangat selalu!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Pentingnya Portofolio Untuk Mahasiswa Fresh Graduate

Sebagai profesional di berbagai bidang, memiliki portofolio yang kuat adalah hal yang sang…