6 Tips Mengatur Keuangan Anak Kos, Mahasiswa Baru Wajib Tahu Nih!

Halo guys, gimana kabarnya? Semoga kabar baik disana ya! Sebagai pelajar, kamu pernah mengalami kesulitan keuangan nggak? Mungkin kamu mau membeli sesuatu dengan uang tabungan, tapi kamu merasa kekurangan dana.

Bisa saja hal itu terjadi karena kamu yang kurang bijak dalam mengelola uang loh! Uang tabunganmu habis karena kamu belanja barang yang sebenernya kurang kamu butuhin. Hal ini penting banget khususnya untuk anak kos guys.

Nah, di kesempatan kali ini penulis ingin membagikan beberapa tips mengatur keuangan anak kos, khususnya untuk kamu mahasiswa baru yang mungkin memilih universitas yang jauh dari tempat kamu tinggal bersama orang tua. So, yuk langsung simak ulasannya di bawah!

Tips Mengatur Keuangan Anak Kos

tips mengatur keuangan anak kos

1. Tentuin Mana Kebutuhanmu dan Keinginanmu

Tips pertama kamu harus tahu mana yang seharusnya jadi kebutuhanmu, bukan keinginanmu. Keinginan berbeda dengan kebutuhan ya! Kebutuhan itu adalah hal yang memang diperlukan untuk menunjang hidupmu seperti makan, kuota internet, bensin, tugas seperti fotokopi, kebutuhan kertas, dan lainnya.

Kalau keinginan beda lagi. Keinginan berarti sesuatu yang bisa kamu tunda dan nggak mendesak seperti makan bersama teman di restoran, nonton bioskop, dan keinginan lainnya. Kalau udah paham apa bedanya, jelas kamu harus mendahulukan kebutuhan dong!

Jadi, saat ingin membeli barang, kamu bisa pikir dua kali nih, kira-kira barang yang akan kamu beli termasuk kebutuhan atau sekedar keinginan. Lanjut ke tips berikutnya ya.

2. Mengatur Pola Makan

Emang ada ya hubungannya mengatur pola makan dengan mengatur keuangan? Ya jelas ada dong guys! Kamu tahu nggak, kalau sebagai pelajar, pengeluaran terbesar ada di jajan loh! Selain bisa hidup lebih sehat, mengatur pola makan juga bikin kamu hidup lebih hemat loh!

Baca Juga:  10 Alat Tulis dan Bahan yang Membuat Catatanmu Semakin Keren dan Aesthetic!

Daripada sering jajan di luar, kamu bisa mengganti dengan membawa bekal makan atau makan makanan yang udah ada di rumah. Untuk kamu yang nge-kost, kamu juga tetap bisa berhemat kok. Bukan berarti dengan makan mi instan tiap hari ya. Kamu bisa menyiasati dengan memasak.

Bisa dimulai dengan memasak nasi sendiri dan memasak. Kamu bisa gunakan sebagian dari uang jajanmu untuk membeli bahan makanan seperti sayur dan lainnya. Dengan begitu, kamu bisa jadi lebih hemat dan lebih sehat. Lanjut ke tips selanjutnya ya!

3. Menulis Pemasukan dan Pengeluaran

Tips yang ketiga juga penting banget loh! Usahakan untuk membuat sebuah tracker atau pelacak yang berisikan setiap pemasukan yang kamu dapatkan, baik uang jajan dari orang tua atau kamu yang punya bisnis dan usaha kecil.

Catat juga setiap pengeluaran yang ada. Pastikan untuk membuat tabel yang mencantumkan tanggal, deskripsi, dan nominal yang kamu dapat atau keluarkan. Nah, kalau kamu sudah tahu arus kas uang jajanmu, kamu jadi bisa tahu kira-kira berapa lama waktu yang kamu butuhkan untuk bisa menabung.

Mencatat juga bisa sebagai bahan evaluasi untuk tahu sejauh mana kamu menggunakan uang saku yang kamu dapet. Inget ya guys, setiap ada pengeluaran atau pemasukan harus langsung dicatat supaya kamu nggak lupa. Bisa kamu bikin di buku jurnal atau menggunakan catatan di ponselmu. Yuk, mulai rajin mencatat ya!

4. Membuat Budgeting

Tips selanjutnya adalah membuat budgeting di buku jurnal. Ini mirip tips yang ketiga sih, tapi lebih kompleks. Tips ini mengharuskan kamu untuk menulis ya! Di poin ini, aku bakal jelasin hal budgeting apa aja yang bisa kamu masukkin ke buku jurnalmu.

Baca Juga:  7 Tips Menulis Puisi Bagi Pemula! Super Mudah untuk Diikuti!

Yang pertama adalah income atau pemasukan kamu. Bisa uang jajan dari orang tua atau jika kamu punya usaha sendiri. Selanjutnya adalah expense and saving. Disini, uang jajanmu akan dibagi untuk ditabung dan digunakan. Lalu kamu bisa membuat expense tracker atau catatan pengeluaranmu.

Tujuannya adalah untuk mengontrol berapa banyak uang yang kamu habiskan dalam sebulan. Kamu bisa bikin tabel yang berisi tanggal, deskripsi, dan banyaknya uang yang kamu habiskan. Yang terakhir adalah saving tracker atau catatan menabung.

Cara bikinnya gampang banget. Cukup bikin kotak sebanyak hari dalam 1 bulan, misal 30. Jangan lupa untuk menulis angka 1-30 di setiap kotak. Jika kamu berhasil menyisihkan uangmu, kamu bisa memberi centang di setiap kotak, Saving tracker ini berguna untuk kamu yang dapat uang jajan per harinya ya!

5. Prinsip 50-30-20

Nah, metode mengatur uang satu ini cukup populer loh! Cara ini dianggap ampuh dalam mengatur uang kalian agar tidak boros. Sesuai dengan namanya, metode ini adalah cara mengatur uang dengan mengalokasikan pendapatan kamu menjadi tiga kategori yaitu 50% untuk kebutuhan, 30% untuk keinginan, dan 20% untuk ditabung atau diinvestasikan. Aku kasih contoh hitungannya ya!

  • Misal, uang jajan yang kanu dapetin dalam sebulan sekitar 500.000. Nah, uang yang wajib kamu keluarin untuk kebutuhan seperti makan, biaya nugas, dan lainnya adalah: 500.000 x 50% = 250.000. 
  • Untuk keinginan seperti nonton bioskop, nongkrong di café, dan lainnya: 500.000 x 30% = 150.000. Ingat ya, pengeluaran untuk keinginan jangan lebih dari 30%.
  • Sedangkan tabungan, kamu bisa mengambil 20% dari uang jajanmu: 500.000 x 20% = 100.000. Uang ini bisa juga kamu investasikan ya!

Metode ini bisa bantu kamu untuk lebih bijak dalam mengelola uang jajanmu agar pengeluaranmu nggak melebihi uang yang kamu dapetin dalam sebulan. Uang yang kamu tabung bisa kamu simpen untuk masa yang akan datang ataupun bisa kamu gunain sebagai modal untuk usahamu. Tapi inget ya, cara ini harus dilakuin secara konsisten! Yuk, cobain metode satu ini!

Baca Juga:  7 Tips Cara Membuat Motivation Letter Untuk Mendaftar Beasiswa

6. Memanfaatkan Uang Jajan 

Tips selanjutnya yang bisa kamu lakukan untuk mengelola uang sebagai pelajar adalah dengan memanfaatkan uang jajan yang kamu dapatkan untuk melakukan usaha kecil-kecilan atau menjadi seorang freelancer.

Kalau kamu mau menjadi seorang freelancer, kamu nggak perlu modal dalam bentuk uang. Cukup hanya bermodalkan skill ya. Nah, kalau kamu punya skill di bidang tertentu seperti edit foto dan video, digital marketing, desain grafis, dan lainnya bisa kamu manfaatin untuk dapat klien. Bekerja sampingan cocok banget untuk pelajar loh, karena waktu kerjanya yang fleksibel.

Jadi, kamu bisa tetap belajar sambil bekerja. Tapi untuk kamu yang ingin memulai usaha kecil-kecilan juga bisa banget. Ide usahanya juga banyak, seperti berjualan pulsa, dropshipping, reseller, jual makanan ringan, dan lainnya. Kalau kamu mau memulai usaha harus sabar dan konsisten ya. Dengan berbisnis, kemampuan megelola uangmu juga jadi meningkat loh!

Nah, itu aja guys beberapa cara yang bisa kamu lakuin untuk mengatur keuangan atau uang jajan yang kamu dapetin sebagai pelajar. Percaya deh, kalau kamu lakuin tips diatas secara konsisten, pasti hasilnya memuaskan. Yuk, belajar mengatur keuangan sejak dini ya!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Check Also

Skill Academy Camp Program Buka Pelatihan Data Analytics, Belajar Lebih Mudah dan Di Mana Saja!

Hai guys, gimana kabarnya? Kabar baik disana ya! Hayo, siapa disini yang punya minat di bi…