Pengertian dari umbi batang, cara budidaya dan contoh umbi batang

Permukaan umbi batang akan tertutup sisik, sedangkan pucuk akan membentuk kuncup. Oleh karena itu pengertian umbi batang adalah akar umbi-umbian, dimana akar tersebut dapat menghasilkan kecambah seperti pada batang tumbuhan pada umumnya.

Pengertian umbi batang, cara budidaya dan contohnya

Umbi batang (Tuber cauligenum) adalah batang yang tumbuh dan berkembang di dalam tanah, dimana ujungnya membengkak menjadi umbi. Padahal, umbi batang merupakan cadangan makanan bagi tumbuhan.

Karena kemampuannya menghasilkan tunas dan akar, petani sering menggunakan umbi batang sebagai bahan vegetatif alami.

Klasifikasi ilmiah umbi batang adalah sebagai berikut :

Devisi : Spermatophita
Subdevisi : Angiospermae
Kelas : Dikotiledon
Ordo :  Solanales
Famili :  Tuberaceae
Genus :  Tuber
Spesies :  Tuber cauligenum

Morofologi Umbi Batang

1. Daun

Umbi batang memiliki daun berdaun berbentuk kerucut-lonjong. Daun tanaman umbi-umbian menyirip. Warna daunnya hijau, ada juga yang abu-abu dan merah dengan bagian bawah daun membentuk bulu-bulu.

Daun umbi batang berfungsi sebagai tempat pengolahan makanan melalui proses fotosintesis.

2. Batang

Umbi memiliki batang berongga yang berbentuk segi empat atau segi lima. Tekstur batangnya cukup keras, berwarna hijau tua dengan pigmen ungu.

Diameter batang kurang lebih 50cm sampai 120cm. Ada tiga jenis batang pada tanaman umbi-umbian, yaitu tegak, difus dan difus.

3. Batang

Pada umumnya akar umbi batang berukuran kecil dan merayap lunak. Akar umbinya berwarna putih dan memiliki kemampuan menembus tanah hingga kedalaman sekitar 45 cm. Akar umbi batang umumnya berkelompok dengan kedalaman tanah sekitar 25 cm.

Baca Juga:  Arti Mikroskop dan Jenis-Jenisnya

4. Bunga

Bunga pada umbi batang cukup kecil dan biasanya berwarna merah, ungu atau putih. Bunga umbi batang biasanya mengandung solonim. Solonim merupakan senyawa yang sangat beracun, sehingga berbahaya jika dikonsumsi.

Cara Budidaya Umbi Batang

Budidaya umbi meliputi tiga tahap, yaitu pemilihan bibit, penaburan dan pemeliharaan.

1. Pemilihan benih

Bibit dapat dipilih dari umbi batang tua yang berkualitas baik. Benih yang baik cukup besar, yaitu pada permukaannya terlihat halus dan tidak cacat.

Setelah dipilih, umbi batang ditempatkan di tempat yang sejuk dan lembab serta terkena sinar matahari yang cukup. Biarkan selama dua minggu sampai umbi menghasilkan tunas baru. Jika tinggi pucuk 5-10 cm, akar sudah mulai terbentuk dan tumbuh.

potatoes
Photo by Pixabay on Pexels.com

2. Menanam

Sebelum menanam bibit, dibuat saluran drainase dengan lebar 5-10 cm dan kedalaman 5-10 cm di sekitar tanah yang akan ditanami. Hal ini dimaksudkan untuk mencegah terjadinya banjir pada saat pengairan.

Siapkan bibit umbi untuk ditanam, pilih yang sudah berkecambah, tidak cacat dan maksimal memiliki dua mata tunas. Jika ada lebih dari dua tunas, mereka harus dipotong, dan kelebihannya dapat ditanam secara terpisah.

Buat gundukan di tanah yang akan ditanami dan juga lubang tanamnya. Celahnya sekitar 10-15 cm dengan kedalaman lubang 3-5 cm. Selanjutnya, masukkan biji umbi ke dalam cucian dan isi dengan tanah.

man planting plant
Photo by Binyamin Mellish on Pexels.com

3. Perawatan

Perawatan umbi batang dapat dilakukan dengan penyiraman setiap pagi dan sore hari. Juga, beri makan pupuk organik secara teratur setiap dua minggu. Jika perlu, periksa gulma, hama dan penyakit.

Hal yang perlu diperhatikan selama perawatan, jika batang sudah tumbuh banyak, selalu tambahkan gundukan tanah dan sisakan ujung tanaman setinggi sekitar 10 cm agar umbi bisa tumbuh dengan baik.

Baca Juga:  Rangkuman Materi IPA Kelas 8 Semester Ganjil
closeup photo of sprout
Photo by PhotoMIX Company on Pexels.com

Contoh Umbi Batang

Beberapa contoh umbi batang yang sering ditanam di pertanian.

1. Kentang

Kentang (Solabum tuberosum) termasuk dalam ordo Solanales dan famili Solanaceae. Tanaman kentang berasal dari Amerika Selatan dan termasuk dalam kelompok tanaman keras berupa perdu.

Di negara asalnya, kentang digunakan sebagai makanan pokok bagi sebagian besar penduduk. Kentang merupakan umbi-umbian yang menghasilkan karbohidrat sebagai sumber energi bagi tubuh.

2. Ubi

Ubi jalar (Ipomoea batatas) merupakan salah satu umbi yang kaya akan karbohidrat. Di beberapa daerah, ubi jalar disebut juga ubi jalar. Ubi jalar termasuk dalam famili Convolvulaceae dan ordo solanales. Ada tiga jenis ubi yaitu ubi ungu, ubi kuning, dan ubi merah. Ubi jalar sering dijadikan sebagai makanan pokok atau pelengkap.

3. Bengkuang

Bengkuang merupakan umbi yang tidak membutuhkan banyak air. Tanaman bengkuang cocok ditanam di kebun, ladang atau di darat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Arti Mikroskop dan Jenis-Jenisnya

Mikroskop merupakan alat yang dapat membantu melihat benda-benda kecil atau makhluk hidup …