Materi Seni Budaya Kelas 8 Bab 12 Memainkan Alat Musik Tradisional

Bermain musik secara ansambel memerlukan kerja sama dan kekompakan. Musik ansambel merupakan jenis musik yang dimainkan minimal tiga jenis alat musik yang berbeda. Harmonisasi bunyi merupakan salah satu kekuatan pada musik ansambel. 

Popularitas Gamelan telah merambah berbagai benua dan telah memunculkan paduan musik baru jazz-gamelan. Gamelan melahirkan institusi sebagai ruang belajar dan ekspresi musik gamelan, hingga menghasilkan pemusik gamelan ternama. Pagelaran musik gamelan bisa dinikmati di berbagai negara. 

Berikut contoh alat musik tradisional yaitu Gendang dan Kenong : 

Di Pulau Jawa dan Bali salah satu jenis seni bebunyian atau seni tetabuhan yang dianggap paling tua dan masih bertahan hidup serta berkembang sampai sekarang ini adalah alat musik gamelan. Di daerah tertentu sering disebut seni karawitan. 

Istilah karawitan kini di daerah tertentu seperti lingkungan perguruan tinggi seni sering digunakan untuk menyebut berbagai jenis alat musik daerah. Penyebutan istilah tersebut merupakan bentuk alat instrumental ataupun vokal yang memiliki sifat, karakter, konsep dan cara kerja atau aturan tertentu. 

Banyak yang menggunakan istilah karawitan dengan berangkat dari dasar kata rawit. Menurut Ki Sindu Suwarno karawitan berasal dari kata ”rawit” yang berarti cabe rawit yang kecil, halus, indah. Indah artinya disini adalah seni. Jadi karawitan adalah seni suara yang berbentuk vokal maupun instrumental yang berlaraskan pelog dan slendro. 

Menurut R.M. Kusumadinata dari Bandung bahwa istilah karawitan adalah ”pancaran sinar yang indah”, yaitu seni artinya karawitan adalah seni suara yang berbentuk vokal maupun instrumental yang berlaraskan pelog dan salendro. Namun, kini istilah karawitan pengertiannya sangat luas. 

Jika istilah karawitan hanya seni suara yang berlaraskan pelog dan salendro saja tidak mewakili jenis musik lainnya, karena jenis musik di Indonesia sangat beragam. Dengan demikian, di era sekarang istilah karawitan mencakup jenis-jenis alat musik yang berbentuk vokal maupun instrumental dan tidak hanya yang berlaraskan pelog dan salendro saja. 

Baca Juga:  Materi Seni Budaya Kelas 8 Bab 5 Keunikan Gerak Tari Tradisional

Akan tetapi, seluruh bentuk jenis kesenian yang ada di Indonesia. Dengan demi kian bertolak dari pengertian itu maka tidak heran bila istilah karawitan dapat digunakan untuk menyebut atau mewadahi beberapa cabang seni yang memiliki karakter yang halus, kecil, dan indah. 

Karawitan tidak hanya menunjuk pada gamelan Jawa, Bali, dan Sunda. Karawitan juga menunjuk jenis seperangkat alat musik lain di Indonesia. Contoh Talempong Sumatra Barat, Gondang Sumatra Utara, Kulintang Sulawesi Selatan, Angklung Jawa Barat, Arumba, dan Tifa.

Berikut contoh lagu daerah berjudul Rambadia : 

Indonesia memiliki kekayaan alat musik tradisional, yang ketika digabungkan dengan alat musik lain dapat menjadi orkestra yang dapat mengiringi nyanyian atau tarian. Setiap alat musik tradisional memiliki ciri khas dalam memainkan. 

Setiap daerah memiliki kelompok musik tradisional. Di Indramayu Jawa Barat ada kelompok Tarling atau disebut Gitar dan Suling. Di Bandung ada kelompok Saung Udjo yang menampilkan angklung dan kesenian Sunda lainnya. Di Sumatra Barat berkembang kelompok musik Talempong. Alat musik ini, biasanya untuk mengiringi Randai. 

Di Sulawesi Utara ada musik ansambel Kulintang alat musik ini terbuat dari bilah kayu, cara memainkannya hampir sama dengan alat musik Gambang dari Jawa Tengah. Di Bengkulu dikenal dengan alat musik Dog-Dog. Kelompok musik ini merupakan sebagian kecil musik tradisional yang ada. Kelompok musik ini perlu dikembangkan sehingga pelestarian akan tetap terjaga. 

Profesi menjadi pemain musik tradisional sekarang ini kurang diminati. Generasi muda lebih menyukai alat-alat musik yang berasal dari luar negeri seperti gitar, piano, drum dan sejenisnya. Jika generasi muda kurang berminat pada musik tradisional, suatu saat Indonesia kekurangan orang yang bisa memainkan alat musik tradisional.

Daftar Pustaka
Purnomo, Eko., Deden H., Buyung R., & Julius Juih. 2017. Seni Budaya SMP/MTs Kelas VIII. Jakarta : Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemdikbud. 
Baca Juga:  Rangkuman Materi Seni Budaya Kelas 9 Bab 3 Menyanyikan Lagu secara Solo atau Tunggal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Rangkuman Materi Seni Budaya Kelas 9 Bab 16 Pementasan Teater Berdurasi Pendek

Berikut rangkuman lengkap materi Seni Budaya kelas 9 bab 16 yang membahas tentang Pem…