Materi PAI Kelas 9 Bab 6 Meraih Kesuksesan dengan Optimis, Ikhtiar, dan Tawakal

Meraih kesuksesan dengan optimis, ikhtiar, dan tawakal tentunya sangat penting untuk kita ketahui, entah yang bersifat spontanitas maupun ilmiah. Kita dari semenjak Tk telah diajarkan bagaimana agar kita selalu memiliki sikap optimis, ikhtiar dan tawakal.

Pada artikel yang satu ini, kami suguhkan rangkuman meraih kesuksesan dengan optimis, ikhtiar, dan tawakal. Disini menemukan banyak informasi yang terdapat pada buku Kemendikbud RI keluaran resmi dari pemerintah.

Materi PAI Kelas 9 Bab 6  Meraih Kesuksesan dengan Optimis, Ikhtiar, dan Tawakal


1. Mari Membaca Q.S. az-Zumar/39:53, Q.S. an-Najm/53:39-42 dan Q.S. Ali ‘Imran/3:159

Ayat-ayat berikut ini berisi pesan-pesan mulia terkait dengan optimis, ikhtiar dan tawakal. Bacalah ayat yang mulia ini dengan tartil !

a. Q.S az-Zumar/39-53

۞ قُلْ يٰعِبَادِيَ الَّذِيْنَ اَسْرَفُوْا عَلٰٓى اَنْفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوْا مِنْ رَّحْمَةِ اللّٰهِ ۗاِنَّ اللّٰهَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ جَمِيْعًا ۗاِنَّهٗ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ – ٥٣

b. Q.S an-Najm/53:39-42

وَاَنْ لَّيْسَ لِلْاِنْسَانِ اِلَّا مَا سَعٰىۙ – ٣٩وَاَنَّ سَعْيَهٗ سَوْفَ يُرٰىۖ – ٤٠ثُمَّ يُجْزٰىهُ الْجَزَاۤءَ الْاَوْفٰىۙ – ٤١وَاَنَّ اِلٰى رَبِّكَ الْمُنْتَهٰىۙ – ٤٢

c. Q.S. Ali-Imran/3:159

فَبِمَا رَحْمَةٍ مِّنَ اللّٰهِ لِنْتَ لَهُمْ ۚ وَلَوْ كُنْتَ فَظًّا غَلِيْظَ الْقَلْبِ لَانْفَضُّوْا مِنْ حَوْلِكَ ۖ فَاعْفُ عَنْهُمْ وَاسْتَغْفِرْ لَهُمْ وَشَاوِرْهُمْ فِى الْاَمْرِۚ فَاِذَا عَزَمْتَ فَتَوَكَّلْ عَلَى اللّٰهِ ۗ اِنَّ اللّٰهَ يُحِبُّ الْمُتَوَكِّلِيْنَ – ١٥٩

2. Memahami Tajwid tentang Tafkhim dan Tarqiq

a. Hukum bacaan lam 

b. Hukum bacaan ra 

1). Hukum bacaan lam pada lafzul jalaah

Lafaz Allah dinamakan laf§ul jal±lah. Huruf lam pada lafaz Allah tersebut disebut “lam jalalah”. Lam jalalah dibaca tafkhim (tebal) apabila lafaz Allah didahului harakat fathah atau dammah,

Sedangkan “lam jalalah” dibaca tarqiq (tipis) apabila lafaz Allah didahului harakat kasrah,

Baca Juga:  Rangkuman Materi PAI Kelas 7 Bab 8 Berempati Itu Mudah Menghormati Itu Indah
2). Hukum bacaan Ra

Huruf ra dibaca tafkh³m (tebal) apabila:

  1. Ra berharakat fathah atau fathatain,
  2. Ra berharakat dammah atau dammatain
  3. Ra sukun didahului huruf berharakat fathah,
  4. Ra sukun didahului huruf berharakat dammah

Huruf ra dibaca tarqiq (tipis) apabila:

  1. Ra berharakat kasrah atau kasratain
  2. Ra berharakat yang didahului oleh ya sukun

3. Mari Belajar Mengartikan Q.S. az-Zumar/39:53, Q.S. an-Najm/53:39-42 dan Q.S. Ali ‘Imran/3:159

a. Q.S. az-Zumar/39:53

۞ قُلْ يٰعِبَادِيَ الَّذِيْنَ اَسْرَفُوْا عَلٰٓى اَنْفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوْا مِنْ رَّحْمَةِ اللّٰهِ ۗاِنَّ اللّٰهَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ جَمِيْعًا ۗاِنَّهٗ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ – ٥٣

Terjemah:

“Katakanlah, “Wahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri! Janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosadosa semuanya. Sungguh, Dialah Yang Maha Pengampun, Maha Penyayang”

b. QS. An-Najm//53:39-42

وَاَنْ لَّيْسَ لِلْاِنْسَانِ اِلَّا مَا سَعٰىۙ – ٣٩وَاَنَّ سَعْيَهٗ سَوْفَ يُرٰىۖ – ٤٠ثُمَّ يُجْزٰىهُ الْجَزَاۤءَ الْاَوْفٰىۙ – ٤١وَاَنَّ اِلٰى رَبِّكَ الْمُنْتَهٰىۙ – ٤٢

“Dan bahwa manusia hanya memperoleh apa yang telah diusahakannya (39). Dan sesungguhnya usahanya itu kelak akan diperlihatkan (kepadanya) (40). Kemudian akan diberi balasan kepadanya dengan balasan yang paling sempurna(41). Dan sesungguhnya kepada Tuhanmulah kesudahannya (segala sesuatu) (42).”

c. Q.S Ali-Imran/3:159

فَبِمَا رَحْمَةٍ مِّنَ اللّٰهِ لِنْتَ لَهُمْ ۚ وَلَوْ كُنْتَ فَظًّا غَلِيْظَ الْقَلْبِ لَانْفَضُّوْا مِنْ حَوْلِكَ ۖ فَاعْفُ عَنْهُمْ وَاسْتَغْفِرْ لَهُمْ وَشَاوِرْهُمْ فِى الْاَمْرِۚ فَاِذَا عَزَمْتَ فَتَوَكَّلْ عَلَى اللّٰهِ ۗ اِنَّ اللّٰهَ يُحِبُّ الْمُتَوَكِّلِيْنَ – ١٥٩

“Maka berkat rahmat Allah engkau (Muhammad) berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya engkau bersikap keras dan berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekitarmu. Karena itu maafkanlah mereka dan mohonkanlah ampunan untuk mereka, dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan itu. Kemudian, apabila engkau telah membulatkan tekad, maka bertawakallah kepada Allah. Sungguh, Allah mencintai orang yang bertawakal.”

4. Memahami Kandungan Q.S. az-Zumar/39:53, Q.S. an-Najm/53:39-42 dan Q.S. ‘²li ‘Imran/3:159

a. QS. Az-Zumar/39-53

Di dalam ayat ini Allah Swt. menyeru hamba-hamba-Nya yang melampaui batas agar tidak berputus asa dari rahmat Allah Swt. Perbuatan yang melampaui batas artinya adalah perbuatan dosa, perbuatan yang melanggar hukum-hukum Allah Swt.

Baca Juga:  Materi PAI Kelas 9 Bab 7 Beriman kepada Qada dan Qadar Berbuah Ketenangan Hati

Berputus asa dari rahmat Allah Swt. termasuk sikap tercela. Sebagai seorang mukmin kita harus selalu optimis akan mendapat rahmat Allah Swt. Rahmat Allah Swt. akan diberikan kepada mereka yang bersungguh-sungguh mendekatkan diri kepada-Nya. Mari kita perhatikan firman Allah Swt. dalam Q.S. Yμsuf/12 ayat 87 berikut ini:

يٰبَنِيَّ اذْهَبُوْا فَتَحَسَّسُوْا مِنْ يُّوْسُفَ وَاَخِيْهِ وَلَا تَا۟يْـَٔسُوْا مِنْ رَّوْحِ اللّٰهِ ۗاِنَّهٗ لَا يَا۟يْـَٔسُ مِنْ رَّوْحِ اللّٰهِ اِلَّا الْقَوْمُ الْكٰفِرُوْنَ – ٨٧

Artinya: “ Dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya yang berputus asa dari rahmat Allah, hanyalah orang-orang yang kafir.” (Q.S Yusuf/12:87)

b. Q.S an-Najm/53:39-42

Allah Swt. akan mengaruniakan pahala berlipat ganda kepada mereka. Pahala tersebut akan menjadi bekal meraih kebahagiaan di akhirat. Untuk meraih surga seorang hamba perlu ikhtiar sekuat tenaga. Di antaranya melaksanakan perintah Allah Swt. dan menjauhi larangan-Nya. Salat, zakat, puasa dan ibadah lainnya juga merupakan sarana meraih surga.

c. Q.S Ali Imran/3:159

Melalui ayat ini Allah Swt. menyatakan bahwa Rasulullah saw. memiliki kepribadian yang lemah lembut, santun, dan berbudi pekerti luhur. Akhlak mulia Rasulullah saw. Tersebut merupakan rahmat dari Allah Swt. Rahmat Allah Swt. Merupakan karunia sangat berharga bagi kehidupan seorang manusia. Kita harus berusaha dan berdoa supaya mendapat rahmat dari Allah Swt. Usahausaha untuk mendapatkan rahmat Allah Swt.

Daftar Pustaka : 

Ahsan Muhamad, Sumiyati, & Mustahdi. 2017. Pendidikan Agama dan Budi Pekerti SMP/MTs Kelas IX. Jakarta : Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Materi PAI Kelas 9 Bab 12 Menyuburkan Kebersamaan dengan Toleransi dan Menghargai Perbedaan

Menyuburkan kebersamaan dengan toleransi dan menghargai perbedaan tentunya sangat penting …