Materi PAI Kelas 8 Bab 4 Lebih Dekat Kepada Allah dengan Mengamalkan Salat Sunnah

Lebih dekat kepada allah dengan mengamalkan salat sunnah tentunya sangat penting untuk kita ketahui, entah yang bersifat spontanitas maupun ilmiah. Kita dari semenjak Tk telah diajarkan bagaimana agar kita selalu selalu melaksanakan salat sunnah.

Pada artikel yang satu ini, kami suguhkan rangkuman lebih dekat kepada allah dengan mengamalkan salat sunnah. Disini menemukan banyak informasi yang terdapat pada buku Kemendikbud RI keluaran resmi dan pemerintah.

Materi PAI Kelas 8 Bab 4
Lebih Dekat Kepada Allah dengan Mengamalkan Salat Sunnah


1. Salat Sunnah Berjamaah

Secara lebih rinci, ล›alat-ล›alat sunnah yang dilaksanakan secara berjemaโ€™ah sebagai berikut :

  • Salat Idul Fitri
  • Salat Idul Adha
  • Salat Kusลซf (gerhana matahari)
  • Salat Khusลซf (gerhana bulan)
  • Salat Istisqฤ (meminta hujan)

1). Salat Idul Fitri

Salat Idul Fitri adalah, ล›alat sunnah dua rakaat yang dilaksanakan pada hari raya Idul Fitri pada setiap tanggal 1 Syawal setelah melaksanakan puasa Ramadan satu bulan lamanya. Hukum melaksanakan ล›alat sunnah ini adalah sunnah muโ€™akkad (sangat dianjurkan).

โ€œIdโ€ artinya kembali yaitu, dengan hari raya Idul Fitri ini kita kembali dihalalkan berbuka seperti makan dan minum di siang hari yang sebelumnya selama bulan Ramadan hal itu dilarang.

Waktu untuk melaksanakan ล›alat Idul Fitri itu adalah, sesudah terbit matahari sampai tergelincirnya matahari pada tanggal 1 Syawal tersebut. Adapun Tata cara pelaksanaan ล›alat hari raya Idul Fitri tergambar dalam cerita Amri dan Salim berikut:

Selanjutnya mereka mengikuti ล›alat Idul Fitri dengan khusyu bersama dengan para jemaah, dengan tata cara sebagai berikut :

  1. Imam memimpin pelaksanaan ล›alat Idul Fitri diawali dengan niat yang ikhlas di dalam hati. Jika diucapkan maka bunyi niatnya adalah :

ุฃูุตูŽู„ูู‘ูŠ ุฑูŽูƒู’ุนูŽุชูŽูŠู’ู†ู ุณูู†ูŽู‘ุฉู‹ ู„ุนููŠู’ุฏู ุงู’ู„ููุทู’ุฑู (ู…ูŽุฃู’ู…ููˆู’ู…ู‹ุง\ุฅูู…ูŽุงู…ู‹ุง) ู„ูู„ู‡ู ุชูŽุนูŽู€ู€ู€ู€ุงู„ูŽู‰

Artinya : โ€œSaya berniat ล›alat sunnah Idul Fitri dua rakaat karena Allah taโ€™ala.โ€

  1. Pada rakaat pertama sesudah membaca doโ€™a ifitah bertakbir sambil mengangkat tangan sebanyak tujuh kali. Di sela-sela takbir satu dan lainnya disunnahkan membaca:

ุงู„ู„ู‡ู ุฃูŽูƒู’ุจูŽุฑู ูƒูŽุจููŠุฑู‹ุงุŒ ูˆูŽุงู„ู’ุญูŽู…ู’ุฏู ู„ูู„ู‡ู ูƒูŽุซููŠุฑู‹ุงุŒ ูˆูŽุณูุจู’ุญูŽุงู†ูŽ ุงู„ู„ู‡ู ุจููƒู’ุฑูŽุฉู‹ ูˆูŽุฃูŽุตููŠู„ุงู‹ ุง

Artinya : โ€œMaha suci Allah, dan segala puji bagi Allah, tida Tuhan melainkan Allah, Allah Mahabesar.โ€

  1. Setelah takbir tujuh kali dan membaca tasbih tersebut dilanjutkan membaca surah al-Fฤtihฤh dan membaca salah satu surah dalam al-Qurโ€™ฤn. Namun, diutamakan surah Qฤf atau surah al-Aโ€™lฤ.
  2. Pada rakaat kedua, setelah takbir berdiri kemudian membaca takbir lima kali sambil mengangkat tangan dan di antara setiap takbir disunnahkan membaca tasbih. Setelah itu membaca surah al-Fฤtihฤh dan surah-surah pilihan. Surah yang dibaca diutamakan surah al-Qamar atau surah al-Gฤsyiyah.
  3. Salat Idul Fitri ditutup dengan salam. Setelah itu khatib mengumandangkan khutbah dua kali. Khutbah yang pertama dibuka dengan takbir sembilan kali dan khutbah yang kedua dibuka dengan takbir tujuh kali. Ada pula yang melaksanakan khutbah hanya satu kali.

Setelah ล›alat Idul Fitri para jemaโ€™ah dianjurkan untuk bersalamsalaman untuk saling memaaโ€™an lahir dan batin. Setelah selesai ล›alat, kita pulang ke rumah dengan menempuh jalan yang berbeda dengan pada saat berangkat.

2). Salat Idul Adha

Salat Idul Adha, adalah ล›alat yang dilaksanakan pada hari raya Qurban atau hari raya Idul Adha. Salat ini dilaksanakan pada pagi hari tanggal 10 Zulhijjah bertepatan dengan pelaksanaan rangkaian ibadah haji di tanah suci. Niat ล›alat harus dilakukan dengan ikhlas di dalam hati. Jika diucapkan maka bunyi niatnya adalah :

ุตูŽู„ูู‘ูŠู’ ุณูู†ูŽู‘ุฉู‹ ู„ูุนููŠู’ุฏู ุงู„ู’ุฃูŽุถู’ุญูŽู‰ ุฑูŽูƒู’ุนูŽุชูŽูŠู’ู†ู ู…ูุณู’ุชูŽู‚ู’ุจูู„ูŽ ุงู„ู’ู‚ูุจู’ู„ูŽุฉู (ู…ูŽุฃู’ู…ููˆู’ู…ู‹ุง\ุฅูู…ูŽุงู…ู‹ุง) ู„ู„ู‡ู ุชูŽุนูŽุงู„ูŽู‰

Artinya : โ€œSaya berniat ล›alat sunnah idul adha dua rakaat karena Allah taโ€™ala.โ€

3). ลšalatย  Kusuf (Gerhana Matahari)

Salat Sunnah kusลซf (kusลซfus syamsi) adalah ล›alat sunnah yang dilaksanakan ketika terjadi gerhana matahari. Hukum melaksanakan ล›alat ini adalah sunnah muakkad. Waktu pelaksanaan ล›alat kusลซf adalah, mulai terjadinya gerhana matahari sampai matahari kembali tampak utuh seperti semula.

Hal yang membedakan salat kusuf dibanding ล›alat pada umumnya adalah dalam ล›alat kusลซf setiap rakaat terdapat dua kali membaca surah al-Fatihah dan dua kali rukuk. Sehingga dalam dua rakaat salat kusลซf terdapat empat kali membaca surah al-Fatihah, empat kali rukuk, dan empat kali sujud. Adapun tata cara pelaksanaan salat gerhana matahari secara rinci sebagai berikut :

  1. Berniat untuk ล›alat kusลซf (ล›alat gerhana matahari). niat ล›alat harus dilakukan dengan ikhlas di dalam hati. Jika diucapkan bacaan niatnya taโ€™ala:

ุฃูุตูŽู„ูู‘ูŠู’ ุณูู†ูŽู‘ุฉู‹ ู„ููƒูุณููˆู’ูู ุงู„ุดูŽู‘ู…ู’ุณู ุงูู…ูŽุงู…ู‹ุง / ู…ูŽุฃู’ู…ููˆู’ู…ู‹ุง ู„ูู„ู‘ู‡ู ุชูŽุนูŽุงู„ูŽู‰

Artinya: โ€œsaya berniat ล›alatgerhana matahari dua rakaat karena Allah taโ€™alaโ€

  1. Setelah takbiratul ihram, lalu membaca doa ifitah, kemudian membaca surah al-fatihah dilanjutkan dengan membaca surah-surah yang panjang.
  2. Rukuk yang lama dan panjang dengan membaca tasbih sebanyakbanyaknya.
  3. Iktidal dengan mengucapkan (Samiโ€™allฤhu liman hamidah) tangan kembali bersedekap di dada.
  4.  Membaca surah al-fฤtihah dilanjutkan dengan membaca surah al-Qurโ€™ฤn yang lain.
  5.  Kembali melakukan rukuk yang panjang dengan membaca tasbih yang sebanyak-banyaknya.
  6. Iktidal dengan mengucapkan (Samiโ€™allฤhu liman hamidah)
  7. Sujud seperti biasa tetapi sujudnya agak dipanjangkan dibanding dengan ล›alat pada umumnya.
  8. Duduk di antara dua sujud seperti biasa.
  9. Sujud yang kedua agak dipanjangkan.
  10. Bangkit menuju rakaat yang kedua, kemudian melaksanakan rakaat yang kedua sebagaimana rakaat yang pertama dilaksanakan.
  11. Pada sujud yang terakhir rakaat yang kedua dianjurkan untuk memperbanyak istigfar dan tasbih memohon ampunan kepada Allah SWT.
  12. Setelah selesai ล›alat, imam atau khatib berdiri menyampaikan khutbah dengan pesan yang intinya gerhana adalah salah satu kejadian yang menunjukkan kekuasaan Allah SWT. Meskipun merupakan sumber energi yang utama, matahari juga makhluk Allah SWT yang memiliki kekurangan dan kelemahan.

4). ลšalat Khusuf (Gerhana Bulan)

Salat sunnah khusuf (khusลซful qamari) adalah ล›alat sunnah yang dilaksanakan ketika terjadi peristiwa gerhana bulan. Hukum melaksanakan ล›alat ini adalah sunnah muakkad. Sedangkan waktu ล›alat gerhana bulan mulai terjadinya gerhana bulan sampai bulan tampak utuh kembali.

Niat ล›alat harus dilakukan dengan ikhlas di dalam hati. Jika diucapkan maka bunyi niatnya adalah :

ุฃูุตูŽู„ูู‘ูŠ ุณูู†ูŽู‘ุฉูŽ ุงู„ุฎูุณููˆูู ุฑูŽูƒู’ุนูŽุชูŽูŠู’ู†ู ุฅูู…ูŽุงู…ู‹/ู…ูŽุฃู…ููˆู…ู‹ุง ู„ู„ู‡ ุชูŽุนูŽุงู„ูŽู‰

Artinya :โ€œSaya berniat ล›alat gerhana bulan dua rakaat karena Allah taโ€™ala,โ€

5). Salat Istiqaโ€™ (Memohon Hujan)

Salat sunnah istisqฤ adalah ล›alat sunnah dua rakaat yang dilaksanakan untuk memohon diturunkan hujan. Pada saat terjadi kemarau yang berkepanjangan sehingga sulit mendapatkan air, umat Islam disunnahkan melaksanakan ล›alat istisqฤ untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, memohon ampun, seraya berdoa agar segera diturunkan hujan.

Sebelum dilaksanakannya ล›alat istisqฤ, diharapkan untuk berpuasa selama empat hari berturut-turut. Selanjutnya bertaubat kepada Allah SWT. dari segala kesalahan dan dosa, serta menghentikan segala bentuk perbuatan maksiat, serakah, dan merusak lingkungan.

Pada hari keempat semua anggota masyarakat muslim pergi ke tanah lapang yang akan dipakai untuk melaksanakan ล›alat istisqฤ. Mereka dianjurkan berpakaian sederhana serta disunnahkan membawa binatang peliharaan ke tanah lapang tersebut.

Di sepanjang jalan masyarakat dianjurkan juga untuk banyak beristigfar. Sesampai ke tanah lapang sambil menunggu pelaksanaan ล›alat dianjurkan untuk berzikir kepada Allah SWT.

Adapun tata cara melaksanakan Salat istisqฤ sebagai berikut:
  1. Setelah semua bersiap untuk ล›alat, muadzin tidak perlu mengumandangkan azฤn dan iqฤmah, cukup dengan seruan:

Artinya : โ€œMari ล›alat berjemaahโ€

  1. Salat sunnah dilaksanakan seperti ล›alat sunnah yang lainnya. Setelah membaca surah al-fatihah dilanjutkan membaca surah-surah yang panjang.
  2. Setelah salam, khatib membaca dua khutbah. Pada khutbah yang pertama dimulai dengan membaca istigfar sembilan kali dan yang kedua dimul ai dengan membaca istigfar tujuh kali.

2. Salat-salat Sunnah Munfarid

Salat sunnah munfarid adalah salat yang dilaksanakan secara individu atau sendiri.

1). Salat Rawatib

Rawฤtib berasal dari kata rฤtibah, yang artinya tetap, menyertai, atau terus menerus. Ditinjau dari segi hukumnya, ล›alat rawatib ini terbagi menjadi dua macam, yaitu salat rawฤtib muโ€™akkadah dan ล›alat rawฤtib gairu muโ€™akkad.

  1. Salat rawฤtib muโ€™akadah (ล›alat rawฤtib) yang sangat dianjurkan. Adapun yang merupakan ล›alat rawฤtib muโ€™akkadah yaitu:
  • Dua rakaat sebelum ล›alat Zuhur
  • Dua rakaat sesudah ล›alat Zuhur
  •  Dua rakaat sesudah ล›alat Magrib
  • Dua rakaat sesudah ล›alat Isyaโ€™
  • Dua rakaat sebelum ล›alat Subuh.
  1. Salat rawฤtib gairu muโ€™akkadah (ล›alat rawฤtib yang cukup dianjurkan untuk dikerjakan. Adapun yang merupakan ล›alat sunnah rawฤtib gairu muโ€™akkadah yaitu:
  • Dua rakaat sebelum Zuhur (selain dua rakaat yang muโ€™akkadah)
  • Dua rakaat sesudah Zuhur (selain dua rakaat yang muโ€™akkadah)
  • Empat rakaat sebelum Asar
  • Dua rakaat sebelum Magrib.

Jika ditinjau dari segi pelaksanaannya, ล›alat rawฤtib ini terbagi menjadi dua yaitu:

  1. qabliyyah (dikerjakan sebelum ล›alat farยซu), dan
  2. baโ€™diyyah (dikerjakan setelah ล›alat farยซu).

Adapun tata cara melaksanakan ล›alat sunnah rawฤtib sebagai berikut:

  1. Niat menurut waktunya.
  2. Dikerjakan tidak didahului dengan azan dan iqamah.
  3. Salat sunnah rawatib ini dilaksanakan secara munfarid (sendirian).
  4. Bila lebih dari dua rakaat gunakan satu salam setiap dua rakaat.
  5. Membaca dengan suara yang tidak dinyaringkan seperti pada saat melaksanakan ล›alat Zuhur dan ล›alat Asar.
  6. Salat dikerjakan dengan posisi berdiri. Jika tidak mampu boleh dengan duduk, atau jika masih tidak mampu boleh berbaring.
  7. Sebaiknya berpindah sedikit dari tempat ล›alat farยซu tetapi tetap menghadap kiblat.

Contoh tata cara melaksanakan ล›alat rawฤtib qabliyyah Zuhur :

  1. Berniat ล›alat rawฤtib qabliyyah Zuhur

Niat ล›alat harus dilakukan dengan ikhlas di dalam hati. Jika diucapkan maka bunyi niatnya adalah :

ุงูุตูŽู„ูู‘ู‰ ุณูู†ูŽู‘ุฉู‹ ุงู„ุธูู‘ู‡ู’ุฑูุฑูŽูƒู’ุนูŽุชูŽูŠู’ู†ู ู‚ูŽุจู’ู„ููŠูŽู‘ุฉู‹ ู…ูุณู’ุชูŽู‚ู’ุจูู„ูŽ ุงู„ู’ู‚ูุจู’ู„ูŽุฉู ูู„ู„ู‡ู ุชูŽุนูŽุงู„ูŽู‰

Artinya : โ€œSaya berniat ล›alat qabliyyah Zuhur dua rakaat karena Allah Taโ€™ala.โ€

  1. Takbirฤtul ihram
  2. Salat dua rakaat seperti tata cara salat pada umumnya.
  3. Salam.

2). Salat Tahyyatul Masjid

Salat tahiyyatul masjid, adalah ล›alat sunnah yang dilaksanakan untuk menghormati masjid. Salat ini disunnahkan bagi setiap muslim ketika memasuki masjid. Salat sunnah ini, merupakan rangkaian adab memasuki masjid.

Pada saat kita hendak masuk ke masjid, disunnahkan untuk mendahulukan kaki kanan seraya berdoa yang artinya:

โ€œYa Allah ampunilah dosa-dosaku, dan bukakanlah pintu rahmat-Mu untukkuโ€.

Jika kita sudah masuk ke dalam masjid, hendaklah sebelum duduk kita mengerjakan ล›alat sunnah dua rakaat. Adapun tata caranya sebagai berikut :

  1.  Berniat ล›alat tahiyyatul masjid. Niat ล›alat harus dilakukan dengan ikhlas di dalam hati. Bunyi niatnya kalau diucapkan sebagai berikut :

ุฃุตูŽู„ูู‘ูŠ ุชูŽุญููŠูŽู‘ุฉูŽ ุงู„ู’ู…ูŽุณู’ุฌูุฏู ุฑูŽูƒู’ุนูŽุชูŽูŠู’ู†ู ุณูู†ูŽู‘ุฉูŽ ู„ูู„ู‘ู‡ูŽ ุชูŽุนูŽุงูŽู„ูŽ

Artinya : โ€œSaya berniat ล›alat sunnah tahiyyatul masjid dua rakaat karena Allah taโ€™ala. Allahu Akbar.โ€

  1. ย Setelah berniat dilanjutkan dengan takbiratul ihrฤm, membaca doa iftitฤh, surah al-fฤtihah, dan seterusnya sampai salam.

3). Salat istikharah

Salat istikhฤrah adalah, ล›alat dengan maksud untuk memohon petunjuk Allah SWT. dalam menentukan pilihan terbaik di antara dua pilihan atau lebih. Salat istikharah sebenarnya hampir sama dengan ล›alat hajat.

Bedanya, kalau ล›alat istikharah tertuju pada suatu keinginan atau cita-cita yang sudah nampak adanya, tetapi masih ragu-ragu dalam menentukan pilihannya. Sedangkan ล›alat hajat, tertuju pada sebuah keinginan yang belum kelihatan akhir dan tujuannya.

Salat istikhฤrah hukumnya adalah sunnah muโ€™akkadah bagi orang yang sedang membutuhkan untuk menentukan pilihan. Adapun tata cara melaksanakan ล›alat istikhฤrah sebagai berikut :

  1. Bangun pada waktu pertengahan malam dan berwudhu.
  2.  Melaksanakan ล›alat istikhฤrah dengan diawali niat. Niat ล›alat harus dilakukan dengan ikhlas di dalam hati. Adapun bunyi niatnya jika diucapkan sebagai berikut:

ุฃุตู„ู‰ ุณู†ุฉ ุงู„ุฅุณุชุฎุงุฑุฉ ุฑูƒุนุชูŠู† ู„ู„ู‡ ุชุนุงู„ู‰

Artinya : โ€œ Saya berniat ล›alat sunnah istikhฤrah dua rakaat karena Allah Taโ€™ala.โ€

  1.  Pada rakaat pertama setelah membaca surah al-fฤtihah kemudian membaca surah al-Kฤfirun. Bacaan surah al-Kฤfirun boleh lebih dari satu kali, yakni tiga, tujuh,  atau sepuluh kali.
  2.  Pada rakaat kedua setelah membaca surah al-fฤtihah kemudian membaca surah al-Ikhlฤs. Bacaan surah al-Ikhlฤs boleh lebih dari satu kali, yakni tiga, tujuh, atau sepuluh kali.
  3.  Setelah ล›alat dua rakaat, dilanjutkan dengan membaca doa istikhฤrah yang diajarkan Nabi Muhammad saw. sebagai berikut :
    ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูู…ูŽู‘ ุฅูู†ูู‘ูŠู’ ุฃูŽุณู’ุชูŽุฎููŠู’ุฑููƒูŽ ุจูุนูู„ู’ู…ููƒูŽุŒ ูˆูŽุฃูŽุณู’ุชูŽู‚ู’ุฏูุฑููƒูŽ ุจูู‚ูุฏู’ุฑูŽุชููƒูŽุŒ ูˆูŽุฃูŽุณู’ุฃูŽู„ููƒูŽ ู…ูู†ู’ ููŽุถู’ู„ููƒูŽ ุงู„ู’ุนูŽุธููŠู’ู…ูุŒ ููŽุฅูู†ูŽู‘ูƒูŽ ุชูŽู‚ู’ุฏูุฑู ูˆูŽู„ุงูŽ ุฃูŽู‚ู’ุฏูุฑูุŒ ูˆูŽุชูŽุนู’ู„ูŽู…ู ูˆูŽู„ุงูŽ ุฃูŽุนู’ู„ูŽู…ูุŒ ูˆูŽุฃูŽู†ู’ุชูŽ ุนูŽู„ุงูŽู‘ู…ู ุงู„ู’ุบููŠููˆู’ุจู. ุงูŽู„ู„ูŽู‘ู‡ูู…ูŽู‘ ุฅูู†ู’ ูƒูู†ู’ุชูŽ ุชูŽุนู’ู„ูŽู…ู ุฃูŽู†ูŽู‘ ู‡ูŽุฐูŽุง ุงู’ู„ุฃูŽู…ู’ุฑูŽ -ูˆูŽูŠูุณูŽู…ูŽู‘ู‰ ุญูŽุงุฌูŽุชูŽู‡ู- ุฎูŽูŠู’ุฑูŒ ู„ููŠู’ ูููŠู’ ุฏููŠู’ู†ููŠู’ ูˆูŽู…ูŽุนูŽุงุดููŠู’ ูˆูŽุนูŽุงู‚ูุจูŽุฉู ุฃูŽู…ู’ุฑููŠู’ ููŽุงู‚ู’ุฏูุฑู’ู‡ู ู„ููŠู’ ูˆูŽูŠูŽุณูู‘ุฑู’ู‡ู ู„ููŠู’ ุซูู…ูŽู‘ ุจูŽุงุฑููƒู’ ู„ููŠู’ ูููŠู’ู‡ูุŒ ูˆูŽุฅูู†ู’ ูƒูู†ู’ุชูŽ ุชูŽุนู’ู„ูŽู…ู ุฃูŽู†ูŽู‘ ู‡ูŽุฐูŽุง ุงู’ู„ุฃูŽู…ู’ุฑูŽ ุดูŽุฑูŒู‘ ู„ููŠู’ ูููŠู’ ุฏููŠู’ู†ููŠู’ ูˆูŽู…ูŽุนูŽุงุดููŠู’ ูˆูŽุนูŽุงู‚ูุจูŽุฉู ุฃูŽู…ู’ุฑููŠู’ ููŽุงุตู’ุฑููู’ู‡ู ุนูŽู†ูู‘ูŠู’ ูˆูŽุงุตู’ุฑููู’ู†ููŠู’ ุนูŽู†ู’ู‡ู ูˆูŽุงู‚ู’ุฏูุฑู’ ู„ููŠูŽ ุงู„ู’ุฎูŽูŠู’ุฑูŽ ุญูŽูŠู’ุซู ูƒูŽุงู†ูŽ ุซูู…ูŽู‘ ุฃูŽุฑู’ุถูู†ููŠู’ ุจูู‡ู

Artinya: โ€œYa Allah sesungguhnya aku memohon kebaikan dalam urusanku dengan ilmu-Mu, dan aku memohon kepastian dengan kudrat-Mu. Aku memohon keutamaan-Mu yang agung, Bahwasannya Engkau Maha Kuasa, sedangkan aku tidak berdaya. Engkau mengetahui segala yang gaib. Ya Allah, engkau mengetahui segala hajatku berupa……., jika itu baik bagiku dalam agama dan kehidupanku serta dampaknya di dunia dan akhirat, maka jadikanlah ia untukku, berkatilah dalam meraihnya, serta mudahkan ia untukku. Engkaupun mengetahui jika urusan ini buruk bagiku, baik dalam urusan agamaku, kehidupanku dan dampaknya di dunia dan akhirat, maka jauhkanlah dia dariku dan jauhkanlah aku darinya, kemudian tetapkanlah kebaikan untukku di mana saja aku berada. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala perkara, kemudian Engkau meridainya.โ€

3. ลšalat Sunnah Berjemaah atau Munfarid

Beberapa ล›alat sunnah berikut ini boleh dilaksanakan secara berjemaโ€™ah atau secara munfarid. Adapun salat sunnah yang dimaksud adalah :

1). Salat Tarฤwih

Salat tarฤwih adalah ล›alat sunnah yang dilaksanakan pada malam bulan Ramadan. Hukum melaksanakan ล›alat tarฤwih adalah sunnah muโ€™akkadah. Salat tarฤwih dilaksanakan setelah salat Isyaโ€™ sampai waktu fajar.

Salat tarฤwih dapat dilaksanakan delapan, dua puluh, atau tiga puluh enam rakaat. Kita tinggal memilih jumlah rakaat mana yang mau dan mampu untuk dilaksanakan. Niat ล›alat harus dilakukan dengan ikhlas di dalam hati. Jika diucapkan bunyi niatnya adalah :

ู…ูŽู†ู’ ู‚ูŽุงู…ูŽ ุฑูŽู…ูŽุถูŽุงู†ูŽ ุฅูŠู…ูŽุงู†ู‹ุง ูˆูŽุงุญู’ุชูุณูŽุงุจู‹ุง ุบูููุฑูŽ ู„ูŽู‡ู ู…ูŽุง ุชูŽู‚ูŽุฏูŽู‘ู…ูŽ ู…ูู†ู’ ุฐูŽู†ู’ุจูู‡ู

Artinya : โ€œSaya berniat ล›alat tarฤwih dua rakaat karena Allah Taโ€™ala.โ€

2). Salat Witir

Salat witir adalah, ล›alat yang dilaksanakan dengan bilangan ganjil (satu, tiga, lima, tujuh, sembilan, atau sebelas rakaat). Hukum melaksanakannya adalah sunnah muโ€™akkadah. Adapun waktu ล›alat witir adalah sesudah ล›alat Isyaโ€™ sampai menjelang fajar ล›alat Subuh.

Niat ล›alat harus dilakukan dengan ikhlas di dalam hati. Jika diucapkan bunyi niat untuk yang dua rakaat adalah :

ุงูุตูŽู„ูู‘ู‰ ุณูู†ูŽู‘ุฉูŽ ุงู„ู’ูˆูุชู’ุฑู ุฑูŽูƒู’ุนูŽุชูŽูŠู’ู†ู ู„ูู„ูŽู‘ู‡ู ุชูŽุนุงูŽู„ู‰ูŽ

Artinya : โ€œSaya berniat ล›alat witir dua rakaat karena Allah Taโ€™ala.โ€

Jika diucapkan bunyi niat untuk yang satu rakaat adalah :

ุงูุตูŽู„ูู‘ู‰ ุณูู†ูŽู‘ุฉูŽ ุงู„ู’ูˆูุชู’ุฑู ุฑูŽูƒู’ุนูŽุฉู‹ ู„ูู„ูŽู‘ู‡ู ุชูŽุนุงูŽู„ู‰ูŽ

Artinya : โ€œSaya berniat ล›alat satu rakaat witir karena Allah Taโ€™ala.โ€

3). Salat Duhฤ

Salat sunnah duhฤ atau yang sering disebut dengan ล›alat awwฤbin duhฤ adalah ล›alat sunnah yang dikerjakan pada waktu matahari sudah menaik sekitar satu tombak (sekitar pukul 07.00 atau matahari setinggi sekitar tujuh hasta) hingga menjelang ล›alat zuhur.

Kita dapat melaksanakan ล›alat duhฤ sebanyak 2 rakaat dan paling banyak 12 rakaat. Jika kalian hendak melaksanakan, mulailah dengan niat yang tulus di dalam hati. Jika diucapkan bunyi niatnya adalah :

ุฃูุตูŽู„ูู‘ู‰ ุณูู†ูŽู‘ุฉูŽ ุงู„ุถูู‘ุญูŽู‰ ุฑูŽูƒู’ุนูŽุชูŽูŠู’ู†ูŽ ู„ูู„ูŽู‘ู‡ู ุชูŽุนูŽุงู„ูŽู‰

Artinya : โ€œSaya berniat ล›alat duhฤ dua rakaat karena Allah Taโ€™ala.โ€

4). Salat Tahajjud

Salat sunnah tahajjud adalah ล›alat sunnah muโ€™akkadah yang dilaksanakan pada sebagian waktu di malam hari. Salat tahajjud adalah bagian dari qiyฤmullail (salat malam) yang langsung diperintahkan oleh Allah SWT. Melalui firmannya sebagai berikut yang artinya. 

 โ€œDan pada sebagian malam, lakukanlah ล›alat tahajjud (sebagai suatu ibadah) tambahan bagimu: mudah-mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji.โ€(QS. al-Israโ€™/17:79)

Tata cara melaksanakan ล›alat tahajjud tidak jauh berbeda dengan ล›alat sunnah yang lain, yaitu :

  1.  Dilaksanakan pada waktu setelah ล›alat Isya sampai dengan fajar sidiq (menjelang waktu Subuh) dan setelah tidur.
  2. Jumlah rakaatnya paling sedikit dua rakat dan paling banyak tidak dibatasi.
  3. Dilaksanakan sendirian (munfarid) atau berjemaah.
  4.  Lebih utama setiap dua rakaat salam. Apabila dilaksanakan empat rakaat jangan ada tasyahud awal.

Jika kita melaksanakan ล›alat tahajjud, banyak manfaat atau keutamaan yang dapat kita ambil. Keutamaan-keutamaan ล›alat tahajjud adalah:

  • Dapat membentuk karakter/kepribadian orang saleh.
  • Sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT. untuk mencapai kebahagiaan di dunia dan di akhirat.
  • Dapat mencegah diri dari perbuatan dosa.
  • Dapat menghapuskan atau menghilangkan dari segala penyakit hati: iri, dendam, tamak, dan lain sebagainya.
  • Mengobati diri dari penyakit jasmani.

Ketika hendak melaksanakan ล›alat tahajjud diawali dengan niat yang ikhlas di dalam hati. Jika diucapkan bunyi niatnya adalah:

ุงูุตูŽู„ูู‘ู‰ ุณูู†ูŽู‘ุฉู‹ ุงู„ุชูŽู‘ู‡ูŽุฌูู‘ุฏู ุฑูŽูƒู’ุนูŽุชูŽูŠู’ู†ู ู…ูุณู’ุชูŽู‚ู’ุจูู„ูŽ ุงู„ู’ู‚ูุจู’ู„ูŽุฉู ูู„ู„ู‡ู ุชูŽุนูŽุงู„ูŽู‰

Artinya : โ€œSaya berniat ล›alat tahajjud dua rakaat karena Allah Taโ€™ala.โ€

5). Salat Tasbih

Salat sunnah tasbih adalah ล›alat sunnah yang dilaksanakan dengan memperbanyak membaca tasbih. Salat tasbih ini merupakan sunnah khusus dengan membaca tasbih sebanyak 300 kali di dalam ล›alat. Hal ini pernah diajarkan oleh Rasulullah Saw sebagaimana tertuang dalam hadis berikut yang artinya :

โ€œDari Anas bin Malik bahwasannya Ummu Sulaim berpagipagi menemui Nabi saw. seraya berkata, ajarilah saya beberapa kalimat yang saya ucapkan di dalam shalatku, maka beliau bersabda: Bertakbirlah kepada Allah sebanyak sepuluh kali, bertasbihlah kepada Allah sepuluh kali dan bertahmidlah (mengucapkan al hamdulillah) sepuluh kali, kemudian memohonlah (kepada Allah) apa yang kamu kehendaki, niscaya Dia akan menjawab: ya, ya, (Aku kabulkan permintaanmu).โ€ (H.R. At-Tirmizi)

Secara lebih terperinci, tata cara mengerjakan ล›alat tasbih ini terdiri dari dua macam cara, yaitu :

  •  jika dilaksanakan di malam hari, jumlah rakaatnya ada empat dengan dua kali salam.
  •  jika dilaksanakan di siang hari, jumlah rakaatnya ada empat dan sekali salam.

Niat ล›alat harus dilakukan dengan ikhlas di dalam hati. Jika diucapkan bunyi niatnya adalah :

Ushalli sunnatat tasbihi rak’ataini lillahi ta’ala

Artinya : โ€œSaya berniat ล›alat tasbih dua rakaat karena Allah Taโ€™ala.โ€

Jika dikerjakan pada siang hari maka langsung empat rakaat. Niat ล›alat harus dilakukan dengan ikhlas di dalam hati. Jika diucapkan maka bunyi niatnya adalah :

Ushalli sunnatat tasbihi rakaโ€™atin lillahi ta’ala

Artinya : โ€œSaya berniat shalat tasbih empat rakaat karena Allah taโ€™alaโ€

Pada rakaat pertama urutan ล›alat tasbih dan jumlah bacaan tasbihnya sebagai berikut :

  • Setelah membaca surah al-fatihah dan surat-surat pendek, membaca tasbih 15 kali,
  • Ketika rukuk (setelah membaca doโ€™a ruku)  membaca tasbih 10 kali.
  • Ketika bangun dari rukuk (setelah membaca doโ€™anya) membaca tasbih 10 kali.
  • Ketika sujud pertama (setelah membaca doโ€™a sujud) membaca tasbih 10 kali.
  •  Ketika duduk di antara dua sujud (setelah membaca doโ€™anya) membaca tasbih 10 kali.
  • Ketika sujud kedua (setelah membaca doโ€™anya) membaca tasbih 10 kali.
  •  Ketika akan berdiri untuk rakaat yang kedua duduk dulu (duduk istirahat) membaca tasbih 10 kali,

Dengan demikian apabila kita hitung jumlah bacaan tasbih tiap satu rakaat adalah 75 kali. Berarti jumlah keseluruhan bacaan tasbih dalam ล›alat tasbih adalah, 75 x 4 rakaat = 300 kali bacaan tasbih.

4. Hikmah Salat Sunnah

Hikmah melaksanakan ล›alat sunnah sebagai berikut:

  1. Disediakan jalan keluar dari segala permasalahan dan persoalannya 
  2. Menambah kesempurnaan ล›alat fardu.
  3. Menghapuskan dosa, meningkatkan derajat keridaan Allah SWT. Serta menumbuhkan kecintaan kepada Allah SWT.
  4. Sebagai ungkapan rasa syukur kita kepada Allah SWT. atas berbagai karunia besar yang sering kurang kita sadari.
  5. Mendatangkan keberkahan pada rumah yang sering digunakan untuk ล›alat sunnah.
  6. Hidup menjadi terasa nyaman dan tenteram

Daftar Pustaka :ย 

Ahsan Muhamad, Sumiyati, & Mustahdi. 2017. Pendidikan Agama dan Budi Pekerti SMP/MTs Kelas VIII. Jakarta : Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Materi PAI Kelas 9 Bab 10 Mengapresiasi Peradaban pada Masa Syafawi dan India Mughal

Rangkuman materi PAI Kelas 9 Bab 10 Membahas tentang Mengapresiasi Peradaban pada Masa Sya…