Kisi-Kisi TKA Bahasa Indonesia SD 2026

Berikut adalah Kisi-Kisi Materi TKA Bahasa Indonesia SD yang disusun berdasarkan ketentuan yang Anda berikan. Kisi-kisi ini dirancang untuk menjadi panduan dalam penyusunan soal atau materi pengajaran.

Kisi-kisi ini resmi bersumber dari situs resmi puspendik kemdikbud


Kisi-Kisi Instrumen TKA Bahasa Indonesia SD

A. Karakteristik Wacana (Batasan Teks)

Sebelum masuk ke matriks, setiap teks yang digunakan dalam asesmen wajib memenuhi standar berikut:

  • Jenis Teks: Teks Informasi (fakta sederhana, skala lokal/nasional) dan Teks Fiksi (alur maju, POV orang pertama, tokoh datar).
  • Panjang Teks: 150–200 kata.
  • Kebahasaan: * Kalimat pendek (3–7 kata) dengan pola SPOK.
    • Kosakata dominan denotatif dan konkret.
    • Kohesi menggunakan kata ganti (referensi) dan konjungsi penambahan (dan, selain itu, serta).

B. Matriks Kompetensi dan Indikator Soal

NoKompetensiSubkompetensiIndikator Pencapaian / Bentuk Soal
1Pemahaman TekstualMengidentifikasi penggunaan kosakata umum dan khusus.Siswa dapat menentukan makna kata dasar atau kata berimbuhan yang digunakan dalam teks informasi.
Mengidentifikasi objek berdasarkan kosakata dalam teks.Siswa dapat menyebutkan benda, tempat, atau tokoh yang dideskripsikan secara eksplisit dalam teks fiksi.
Menyusun kembali informasi dalam bentuk ikhtisar/bagan.Siswa dapat melengkapi bagan alur atau tabel fakta berdasarkan urutan informasi dalam teks.
Mengidentifikasi informasi tersurat.Siswa dapat menjawab pertanyaan (Apa, Siapa, Di mana, Kapan) yang jawabannya tertulis langsung di dalam teks.
2Pemahaman InferensialMenyimpulkan ide pokok, amanat, dan nilai-nilai.Siswa dapat menentukan pesan moral (amanat) yang ingin disampaikan penulis melalui tindakan tokoh utama.
Menyimpulkan perubahan sederhana pada objek/karakter.Siswa dapat menjelaskan perubahan perasaan tokoh atau perubahan kondisi lingkungan dalam teks informasi/fiksi.
Menjelaskan makna ungkapan dalam teks.Siswa dapat mengartikan makna kiasan/konotatif terbatas (ungkapan sederhana) sesuai konteks kalimat.
3Evaluasi dan ApresiasiMenilai relevansi peristiwa dengan kehidupan sehari-hari.Siswa dapat memberikan alasan mengapa kejadian dalam teks mungkin atau tidak mungkin terjadi di lingkungan sekitar mereka.
Menilai kesesuaian antarunsur/antarinformasi.Siswa dapat menilai apakah judul teks sudah sesuai dengan isi paragraf-paragraf di dalamnya.
Menyimpulkan respons emosional terhadap unsur fiksi.Siswa dapat mengungkapkan perasaan (setuju/tidak setuju, senang/sedih) terhadap perilaku tokoh dan memberikan alasannya.

C. Contoh Distribusi Level Kognitif

  1. L1 (Pengetahuan/Pemahaman): Fokus pada aspek Pemahaman Tekstual. Menemukan fakta yang ada di depan mata.
  2. L2 (Aplikasi/Interpretasi): Fokus pada Pemahaman Inferensial. Menghubungkan informasi untuk mendapat kesimpulan baru.
  3. L3 (Penalaran/Refleksi): Fokus pada Evaluasi dan Apresiasi. Memberikan penilaian dan opini pribadi berdasarkan bukti teks.

D. Catatan Penting untuk Penyusun Soal

  • Struktur Kalimat: Hindari kalimat majemuk yang terlalu kompleks. Pastikan satu kalimat hanya mengandung satu gagasan utama (3-7 kata).
  • Tokoh Fiksi: Pastikan tokoh tidak mengalami perkembangan karakter yang rumit (tetap baik dari awal sampai akhir, atau tetap nakal dari awal sampai akhir) agar sesuai dengan kriteria “tokoh berkarakter datar”.
  • Penyelesaian Cerita: Konflik harus selesai dengan jelas di akhir cerita (penyelesaian tertutup), tidak menggantung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Materi Bahasa Indonesia Kelas 9 Bab 6 Menyusun Cerita Inspiratif

Berikut rangkuman dari materi bahasa Indonesia kelas 9 bab 6 Menyusun Cerita Inspiratif. M…