Berikut adalah Kisi-Kisi Materi TKA Bahasa Indonesia SD yang disusun berdasarkan ketentuan yang Anda berikan. Kisi-kisi ini dirancang untuk menjadi panduan dalam penyusunan soal atau materi pengajaran.
Kisi-kisi ini resmi bersumber dari situs resmi puspendik kemdikbud
Kisi-Kisi Instrumen TKA Bahasa Indonesia SD
A. Karakteristik Wacana (Batasan Teks)
Sebelum masuk ke matriks, setiap teks yang digunakan dalam asesmen wajib memenuhi standar berikut:
- Jenis Teks: Teks Informasi (fakta sederhana, skala lokal/nasional) dan Teks Fiksi (alur maju, POV orang pertama, tokoh datar).
- Panjang Teks: 150–200 kata.
- Kebahasaan: * Kalimat pendek (3–7 kata) dengan pola SPOK.
- Kosakata dominan denotatif dan konkret.
- Kohesi menggunakan kata ganti (referensi) dan konjungsi penambahan (dan, selain itu, serta).
B. Matriks Kompetensi dan Indikator Soal
| No | Kompetensi | Subkompetensi | Indikator Pencapaian / Bentuk Soal |
| 1 | Pemahaman Tekstual | Mengidentifikasi penggunaan kosakata umum dan khusus. | Siswa dapat menentukan makna kata dasar atau kata berimbuhan yang digunakan dalam teks informasi. |
| Mengidentifikasi objek berdasarkan kosakata dalam teks. | Siswa dapat menyebutkan benda, tempat, atau tokoh yang dideskripsikan secara eksplisit dalam teks fiksi. | ||
| Menyusun kembali informasi dalam bentuk ikhtisar/bagan. | Siswa dapat melengkapi bagan alur atau tabel fakta berdasarkan urutan informasi dalam teks. | ||
| Mengidentifikasi informasi tersurat. | Siswa dapat menjawab pertanyaan (Apa, Siapa, Di mana, Kapan) yang jawabannya tertulis langsung di dalam teks. | ||
| 2 | Pemahaman Inferensial | Menyimpulkan ide pokok, amanat, dan nilai-nilai. | Siswa dapat menentukan pesan moral (amanat) yang ingin disampaikan penulis melalui tindakan tokoh utama. |
| Menyimpulkan perubahan sederhana pada objek/karakter. | Siswa dapat menjelaskan perubahan perasaan tokoh atau perubahan kondisi lingkungan dalam teks informasi/fiksi. | ||
| Menjelaskan makna ungkapan dalam teks. | Siswa dapat mengartikan makna kiasan/konotatif terbatas (ungkapan sederhana) sesuai konteks kalimat. | ||
| 3 | Evaluasi dan Apresiasi | Menilai relevansi peristiwa dengan kehidupan sehari-hari. | Siswa dapat memberikan alasan mengapa kejadian dalam teks mungkin atau tidak mungkin terjadi di lingkungan sekitar mereka. |
| Menilai kesesuaian antarunsur/antarinformasi. | Siswa dapat menilai apakah judul teks sudah sesuai dengan isi paragraf-paragraf di dalamnya. | ||
| Menyimpulkan respons emosional terhadap unsur fiksi. | Siswa dapat mengungkapkan perasaan (setuju/tidak setuju, senang/sedih) terhadap perilaku tokoh dan memberikan alasannya. |
C. Contoh Distribusi Level Kognitif
- L1 (Pengetahuan/Pemahaman): Fokus pada aspek Pemahaman Tekstual. Menemukan fakta yang ada di depan mata.
- L2 (Aplikasi/Interpretasi): Fokus pada Pemahaman Inferensial. Menghubungkan informasi untuk mendapat kesimpulan baru.
- L3 (Penalaran/Refleksi): Fokus pada Evaluasi dan Apresiasi. Memberikan penilaian dan opini pribadi berdasarkan bukti teks.
D. Catatan Penting untuk Penyusun Soal
- Struktur Kalimat: Hindari kalimat majemuk yang terlalu kompleks. Pastikan satu kalimat hanya mengandung satu gagasan utama (3-7 kata).
- Tokoh Fiksi: Pastikan tokoh tidak mengalami perkembangan karakter yang rumit (tetap baik dari awal sampai akhir, atau tetap nakal dari awal sampai akhir) agar sesuai dengan kriteria “tokoh berkarakter datar”.
- Penyelesaian Cerita: Konflik harus selesai dengan jelas di akhir cerita (penyelesaian tertutup), tidak menggantung.









