Materi Seni Budaya Kelas 10 Bab 3 Musik Tradisional

Hai teman-teman! Apa kabarnya nih? Apakah sekolah berjalan baik-baik saja? Penulis berharap bagaimanapun situasinya, kamu harus tetap semangat dan jangan lupa selalu menjaga kesehatan.

Nah, hari ini penulis akan membagikan materi Seni Budaya kelas 10 bab 3 mengenai Musik Tradisional. Apakah kamu sudah siap? Yuk, langsung simak ulasan di bawah ini ya.

Daftar Isi

Bab 3:
Musik Tradisional


materi seni budaya kelas 10 bab 3
Musical instrument Reyong ( Reong) – brass gongs with mallets, part of Traditional Balinese orchestra Gamelan Kebyar. Arts, music, culture of Bali and Indonesian people. Asian travel background.

Apa Itu Musik?

Musik adalah bunyi yang disukai oleh manusia. Musik adalah bunyi yang terdiri dari ritmik dan melodi yang teratur. Musik adalah bunyi yang enak untuk didengar (Schafer, 1995). 

Musik ada 2 jenis yaitu musik tradisional dan modern. Musik Tradisional adalah musik yang hidup dan berkembang secara turun temurun di suatu daerah. Musik tradisional disebut karawitan. Karawitan adalah musik daerah-daerah di Indonesia (Budiwati, 1985). 

Musik adalah cabang kesenian yang menggunakan bunyi, suara, dan nada sebagai bahan baku (substansi dasar). Musik yang berkembang di daerah memiliki kekhasan dan keunikan sebagai ciri budayanya, yang dilihat dari teknik permainan, bentuk penyajian, fungsi, dan bentuk alat musiknya.

Contohnya gamelan dari Sunda, Jawa, dan Bali; Gambang Kromong dan Tanjidor dari Betawi; Tarling dari Cirebon; Gondang dari Sunda dan Batak; Kolintang dari Sulawesi Utara; Talempong dari Sumatera; Safe dari Kalimantan; Tifa Totobuang dari Maluku; Bijol dan Sasando dari Nusa Tenggara Timur; Pa’bas dari Toraja, Sulawesi Selatan. 

Simbol dan Elemen Musik

Simbol musik tampak pada karakter bunyi yang dihasilkan oleh instrumen-instrumen tersebut (musikal), termasuk vokal/suara manusia. Secara musikal, simbol musik dapat tampak pada elemen-elemen di dalamnya, seperti tinggi-rendahnya nada, ritme, dinamika, atau tempo. Berikut elemen musik dan pengertiannya : 

materi seni budaya kelas 10 bab 3

Simbol musik dapat dilihat dari aspek non-musikalnya. Contoh non-musikal adalah instrumen musik berdasar pada bentuk, bahan pembuat instrumen, warna, atau ornamen pada instrumen tersebut. Contoh bentuk simbol ditinjau dari bahan dasar instrumennya adalah instrumen tradisional masyarakat Sunda, yaitu Suling Sunda. Berikut contohnya : 

materi seni budaya kelas 10 bab 3

Seni musik merupakan simbol dari hasil aktivitas manusia dalam menjalani hidupnya, hasil kreativitas bermusik yang memiliki nilai estetis. Nilai estetis terkandung dalam konteks seni musik tradisional, memiliki ciri garapan berdasarkan pola-pola yang sudah baku. 

Baca Juga:  Materi PKN Kelas 10 Bab 4 Hubungan Struktural dan Fungsional Pemerintah Pusat dan Daerah

Musik Tradisional

Musik tradisional merupakan konfigurasi gagasan dan simbol kekuatan yang melampaui batas realitas kehidupan, karena melalui pernyataan rasa estetis dan gagasan itulah musik dapat dijadikan sebagai ciri identitas budaya masyarakat pendukungnya. 

Musik tradisional yang tumbuh dan berkembang di Indonesia senantiasa merujuk pada sociocultural masyarakat pendukungnya, yang dapat dimanfaatkan untuk pemenuhan kebutuhan estetis, digunakan untuk kegiatan ritual keagamaan, serta untuk hiburan dan pertunjukan.

Dalam konteks estetis, jenis seni musik barat, musik tradisional merupakan bahasa simbolis yang bersifat dinamis. Bahasa musik dapat digolongkan menjadi 3 bentuk penyajian yaitu musik vokal, musik instrumen, dan musik campuran. 

Musik vokal adalah seni suara yang dihasilkan oleh suara manusia. Musik instrumen adalah seni suara yang dihasilkan oleh suara alatmusik atau media bunyi-bunyian. Musik campuran adalah seni suara yang dihasilkan dari paduan suara vokal dan bunyi instrumen. Berdasar pergelarannya, musik tradisional ada 3 yaitu : 

  1. Karawitan Sekar : seni suara atau vokal daerah yang diungkapkan melalui suara manusia yang bersentuhan dengan nada, bunyi/instrumen pendukungnya. Sekar berfungsi memformulasikan dan mengungkapkan perasaan melalui kata dan senandung dengan media seni suara manusia sebagai penghantarnya. 
  2. Karawitan Gending : seni suara yang diungkapkan melalui alat musik daerah, atau alat bunyi-bunyian. Gending merupakan susunan nada-nada yang mempunyai bentuk teratur menurut konpensi tradisi. Orientasi karawitan gending dalam lagu cenderung pada alat-alat bernada, padahal ada pula alat musik tak bernada seperti kendang, tifa, kohkol, dogdog, terbang, dll.  
  3. Karawitan Sekar Gending : bentuk sajian seni suara dalam bentuk nyanyian yang diiringi instrumen. Kedua jenis seni suara tersebut mempunyai tugas yang sama beratnya, keduanya saling mengisi dan mempunyai  keterkaitan yang tak dapat dipisahkan.
Baca Juga:  Materi Bahasa Inggris Kelas 10 Bab 11 CUT NYAK DHIEN

Musik instrumen dalam karawitan gending dapat diklasifikasikan berdasar cara  produksi suara dan sumber bahan yang berbunyi yaitu: 

  1. Chardiophone : alat musik yang sumber bunyinya dari dawai (kawat atau snar) 
  2. Idiophone : alat musik yang sumber bunyinya dari badan alat musik itu sendiri, yang terbuat dari bahan perunggu, besi, kayu 
  3. Membranophone : alat musik yang sumber bunyinya dari kulit atau paber glass
  4. Aerophone : alat musik yang sumber bunyinya dari udara,
  5. Electrophone : alat musik yang sumber bunyinya dari aliran listrik electronic.

Berdasar cara memainkan/membunyikannya, alat musik tradisional ada yang dimainkan dengan cara dipukul, dipukulkan, dipetik,  ditepuk, ditepak, digoyang, ditiup, dihisap, dan digesek.

Musik tradisional dapat dilihat dari cara pengolahan suara atau nada, yaitu panjang pendeknya, besar kecilnya, tipis tebalnya besar kecilnya volume udara dalam lubang resonator, dan tegangan senar atau kawat.  Fungsi alat musik tradisional : 

  1. Pengisi suasana dalam suatu adegan sendratari atau gending karesmen 
  2. Sarana komunikasi
  3. Sarana pertunjukan dan hiburan yang bersifat sosial dan komersial 
  4. Sarana Ekspresi diri dan kreasi

Musik Gamelam

Fungsi alat musik/waditra dalam kelompok gamelan yaitu : 

  1. Kenong : merupakan aksen-aksen untuk memperkuat tabuh selentem dan goong yang berfungsi sebagai penjaga irama/anggeran wiletan (inter punctie).
  2. Kendang dan Bonang Degung, kacapi indung : sebagai anceran wiletan yaitu alat musik yang dapat dijadikan pembawa/pengatur irama yang memberi pengarahan dan menentukan embat atau tempo dari suatu lagu 
  3. Rebab, suling, gambang : sebagai amardawa lagu/melodi lagu
  4. Selentem, demung, saron, jentreng : sebagai arkuh lagu/balungan gending (cantus firmus), berfungsi sebagai kerangka lagu 
  5. Rincik, kacapi rincik, gambang, suling : sebagai adumanis lagu atau waditra-waditra yang memberikan ornament (lilitan melodi). 

Apabila dilihat dari kuantitas alat musik yang disajikan, maka akan terlihat bentuk ansambel, seperti ansambel besar yaitu sajian gending gamelan Pelog Salendro, Gamelan Sekaten atau Gamelan Bali. Sebagaimana gambar berikut : 

materi seni budaya kelas 10 bab 3

Musik gamelan dapat dimainkan secara individu sebagai konser musikal, dan juga difungsikan sebagai musik pengiring vokal, pengiring pertunjukkan wayang, pertunjukan tari-tarian, upacara budaya ritual, upacara keagamaan, pesta rakyat, pengiring acara seremonial bagi dan keluarga kerajaan. 

Baca Juga:  Materi Bahasa Indonesia Kelas 10 Bab 4 Melestarikan Nilai Kearifan Lokal Melalui Cerita Rakyat

Gamelan dapat difungsikan sebagai media pendidikan musik tradisional di sekolah dan luar sekolah juga digunakan sebagai media kreativitas untuk membuat komposisi musik modern. 

Alat musik tradisional yang berasal dari Minahasa, Sulawesi utara adalah Kolintang. Kolintang terbuat dari kayu, dimainkan oleh enam orang. Kolintang berasal dari suara tang (nada rendah), ting (nada tinggi), dan tong (nada sedang/biasa) ditemukan oleh orang Minahasa bernama Lintang. 

Kolintang ini difungsikan untuk mengisi acara pesta pernikahan, peresmian, keagamaan dan pada acara pertandingan. Berikut contoh kolintang: 

Daftar Pustaka: 
Soetedja, Zackaria dkk. 2017. Seni Budaya SMA/MA SMK/MAK Kelas X Semester 1. Jakarta : Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Check Also

Materi Seni Budaya Kelas 12 Bab 11 Pergelaran Seni Musik

Halo teman-teman! Apa kabarnya nih? Masih semangat ya mengikuti pembelajaran Seni Budaya? …