Kisi-Kisi TKA Bahasa Inggris SMA/SMK

Berikut adalah Kisi-Kisi Materi TKA Bahasa Inggris SMA/SMK yang disusun secara sistematis berdasarkan matriks kompetensi pemahaman tekstual, inferensial, serta evaluasi dan apresiasi yang Anda berikan.

Kisi-kisi ini resmi bersumber dari situs resmi puspendik kemdikbud


Kisi-Kisi TKA Bahasa Inggris SMA/SMK

kisi kisi tka SMA

I. Spesifikasi Wacana (Text Specifications)

Teks yang digunakan dalam asesmen ini mencakup berbagai genre dengan tingkat kesulitan menengah-atas (setara CEFR B1/B2):

  • Jenis Teks:
    • Information/Non-fiction: Report, Analytical Exposition, Hortatory Exposition, News Item, Procedure, Biography.
    • Fiction/Literary: Short Story, Narrative, Poem, Drama script.
  • Panjang Teks: 300–450 kata.
  • Karakteristik Bahasa: Menggunakan complex sentences, passive voice, reported speech, istilah teknis/akademis, dan kosakata idiomatik.

II. Matriks Kompetensi dan Indikator Asesmen

1. Pemahaman Tekstual (Literal Understanding)

Fokus: Mengolah informasi yang tertulis secara jelas dalam teks.

SubkompetensiIndikator Soal (Contoh Kemampuan Siswa)
Menemukan InformasiSiswa dapat mengidentifikasi data spesifik (nama, angka, tanggal, lokasi) yang disebutkan langsung dalam teks.
MengklasifikasiSiswa dapat mengelompokkan daftar kosakata atau objek ke dalam kategori yang sesuai berdasarkan penjelasan teks.
Membuat KerangkaSiswa dapat menyusun main points dari sebuah paragraf ke dalam bentuk bullet points atau daftar sistematis.
MeringkasSiswa dapat memilih kalimat yang paling tepat untuk merepresentasikan ringkasan satu paragraf dengan mengutip kata kunci.
MensintesisSiswa dapat menghubungkan informasi dari dua paragraf berbeda atau dua teks pendek untuk memahami satu topik utuh.

2. Pemahaman Inferensial (Inferential Understanding)

Fokus: Membaca “di antara baris” (reading between the lines) untuk menemukan makna tersirat.

SubkompetensiIndikator Soal (Contoh Kemampuan Siswa)
Detail PendukungSiswa dapat mengidentifikasi informasi tambahan yang memperkuat argumen utama penulis (meski tidak dilabeli secara eksplisit).
Ide Pokok & TujuanSiswa dapat menyimpulkan topic, main idea, author’s purpose (misal: to persuade, to inform), dan target pembaca (target audience).
Urutan & HubunganSiswa dapat memperkirakan apa yang akan terjadi selanjutnya atau menafsirkan hubungan sebab-akibat (cause-effect) antar peristiwa.
PerbandinganSiswa dapat menyimpulkan persamaan atau perbedaan antara dua tokoh atau dua konsep yang dijelaskan dalam teks.
Karakter & PrediksiSiswa dapat menyimpulkan sifat tokoh (character traits) berdasarkan tindakan/dialognya dan memprediksi akhir cerita (outcome).

3. Evaluasi dan Apresiasi (Critical Understanding)

Fokus: Memberikan penilaian kritis dan respons personal terhadap teks.

SubkompetensiIndikator Soal (Contoh Kemampuan Siswa)
Realitas vs FantasiSiswa dapat menentukan apakah sebuah peristiwa dalam teks logis secara saintifik atau hanya merupakan unsur imajinatif/fiksi.
Fakta vs OpiniSiswa dapat membedakan mana pernyataan yang didukung bukti empiris dan mana yang merupakan pendapat subjektif penulis.
Validitas InformasiSiswa dapat menilai apakah argumen penulis cukup kuat, akurat, dan valid dengan membandingkannya dengan pengetahuan umum atau sumber lain.
Kesesuaian TeksSiswa dapat menentukan bagian paragraf mana yang paling efektif dalam menggambarkan emosi atau karakter tertentu.
Tanggapan IsiSiswa dapat memberikan opini pribadi tentang pesan teks (misal: setuju/tidak setuju dengan argumen penulis) dan mengungkapkan kesan emosionalnya.

III. Contoh Konstruksi Pertanyaan Berdasarkan Kompetensi

  • Literal: “According to the text, what happened in 2024?”
  • Inferential: “What can be inferred about the protagonist’s motivation to leave the city?” atau “The text is most likely written for … (students/experts/general public).”
  • Evaluative: “In your opinion, is the author’s argument against plastic use sufficiently supported by facts? Explain why.”

IV. Strategi Kebahasaan (Language Features)

Untuk mendukung kisi-kisi ini, materi ajar harus mencakup:

  1. Cohesion Devices: Penggunaan pronouns (referensi) dan conjunctions (sebab-akibat, kontras).
  2. Vocabulary in Context: Menebak makna kata sulit melalui petunjuk di sekitar kalimat (context clues).
  3. Tone & Bias: Mengenali kata-kata sifat (adjectives) yang menunjukkan sikap penulis (apakah netral, sinis, atau optimis).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Latihan Soal TKA Bahasa Indonesia SD + Kunci Jawaban

Semoga kumpulan soal ini bermanfaat untuk melatih kemampuan Bahasa Indonesia Anda. Terusla…